NTB.Suara.com - Ini mungkin tidak lazim. Seorang pelatih sepak bola profesional sudah melatih tim sepak bola sejak usia belia. Itulah Josep Gombau. Nama yang dirumorkan sudah sepakat menjadi pelatih kepala Persebaya Surabaya. Dia melatih tim sepak bola sejak berusia 17 tahun!
Dilansir dari laman smh.com.au dan beberapa sumber lainnya, Josep Gombau Balague lahir pada 5 Juni 1976. Dia pernah melatih sejumlah klub profesional di Spanyol, Hongkong, Australia, dan India. Bahkan, dia pernah menjadi pelatih Timnas Australia.
Selain menjadi pelatih, dia termasuk pemandu bakal pemain muda yang disegani. Bagaimana tidak? Buktinya, dia pernah menjadi pemandu bakat bagi klub raksasa di Spanyo, yakni Espanyol dan FC Barcelona.
Namun, siapa bisa menyangka, dia bukan beranjak dari seorang pemain di klub profesional. Dia hanya menjadi pemain sepak bola sampai usia remaja.
Karier sepak bolanya terhenti pada saat Josep berusia 17 tahun. Hebatnya lagi, posisinya saat masih jadi pemain sepak bola adalah kiper.
Walau begitu, dia termasuk lelaki yang hebat. Sejak berhenti dari pemain bola, dia menjadi pelatih tim junior CF Amposta di Spanyol. Tim yang pernah dibelanya saat masih jadi pemain di usia anak hingga remaja.
Itu dia mulai menjadi pelatih tim junior CF Amposta pada 1 Juli 1993 sampai 30 Juni 2000. Pada usianya mencapai 24 tahun, Josep Gombau menjadi pelatih tim junior Espanyol.
Setahun kemudian, dia jadi pemandu bakat pemain muda Espanyol, kemudian jadi direktur teknis Espanyol.
Kariernya sebagai pemandu bakat pun tercium oleh klub raksasa Spanyol, FC Barcelona. Dia direkrut Barcelona untuk menjadi pemandu bakat pemain muda sejak 2003. Hingga dua tahun kemudian.
Barcelona kemudian memberikan tugas lebih tinggi lagi sebagai asisten pelatih Barca Muda atauu Barcelona Youth.
Kesuksesannya dalam mencari bakat-bakat pemain muda dan melatih pemain muda akhirnya memberinya kesempatan menjadi pelatih kepala klub profesional.
Klub profesional pertamanya adalah Kitchee, yang berkompetisi di Liga Primer Hong Kong. Empat tahun bersama Kitchee, Josep mempersembahkan Juara Liga Hongkong sebanyak 2 kali, kemudian juara Hong Kong Cup 2 kali, serta sekali sebagai juara Piala Liga.
Berkat capaian prestasinya itu, dia dikontrak klub Australia, Adelaide United pada 2013-2015 yang berlaga di A-League. Dia memberi juara Australian Cup.
Kiprahnya kemudian dicium pihak Footbaal Federation Australia (FFA) atau PSSI-nya Australia. Dia didapuk menjadi pelatih kepala Timnas Australia U23. Namun, tim yang diasuhnya gagal lolos ke Olimpiade Rio 2016.
Perjalanan kariernya berlanjut pada2017 menukang klub Australia lainnya, Western Sydney Wanderers. Hanya setahun kemudian dia memulai perjalanan menjadi pelatih di India. Tujuannya adalah Delhi Dynamos selama dua tahun.
Dia sempat menjadi direktur olahraga klub Quennsboro di Amerika Serikat pada 2020 sampai 2022, sekaligus merangkap sebagai pelatih kepala di klub tersebut.
Klub terakhir Josep Gombau sebelum dikabarkan akan jadi pelatih Persebaya Surabaya adalah Odisha FC, yang berlaga di Liga Super India. Klub ini sebelumnya bernama Delhi Dynamos. Hanya setahun dia di klub tersebut. Saat ini masih berstatus tanpa klub. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Daftar Tanggal Merah Juni 2026: Ada Long Weekend di Awal Bulan, Waktunya Healing!
-
Karhutla Riau: Pasir Limau Kapas Padam, Rantau Bais, Sokoi dan Kandis Masih Membara
-
Meriah! Kris Dayanti Ungkap Pernikahan Azriel dan Sarah Menzel Bakal Libatkan 3 Budaya
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
BBKSDA Riau Halau 11 Gajah yang Masuk Pemukiman, Rusak Kebun Semangka
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal