/
Kamis, 21 September 2023 | 12:54 WIB
Akmal Marhali Singgung Sanksi PSSI karena Tidak Lepas Ramadhan Sananta, Bos Persis Solo 'Ngamuk' (Instagram @m.ramadhansn)

NTB.Suara.com - Bos Persis Solo yang merupakan kolega Kaesang Pangarep ikut sewot atas pernyataan-pernyataan Akmal Marhali alias Bung Akmal, pengamat sepak bola. Salah satunya soal sanksi PSSI terhadap Persis Solo  yang tidak melepas Ramadhan Sananta ke Timnas Indnesia U24 di ajang Asian Games Hangzhou, China.

Sebelumnya, Akmal Marhali menyinggung soal apakah PSSI berani memberi hukuman atau sanks terhadap Persis Solo karena Ramadhan Sananta tidak dilepas untuk memperkuat tim besutan pelatih Indra Sjafri.

Potongan video pernyataan Akmal dibagikan akun Instagram @MafiaWasit pada Rabu (21/9/2023).

"Akmal lebih menyoroti Persis Sala dipegang oleh siapa dan apakah PSSI berani atau tidaknya. Bukan menyoroti PROBLEM di mana PSSi akan menggunakan legal standing apa untuk menghukum Persis Sala, Statuta PSSI kah, Statuta FIFA kah? Ga seMUdah itu Akmal," tulis @MafiaWasit.

Potongan video itu pun viral. Sudah tiga ratusan ribu tayangan sampai Kamis (21/9/2023).

Dalam video ini, Akmal agak provokatif, mempertanyakan apakah PSSI akan berani memberikan sanksi kepada Persis Solo yang mendadak tidak melepas Ramadhan Sananta.

"Ini tanda tanya besar. Apalagi Persis Solo dipegang Kaesang (Pangarep) yang notabene anak dari Presiden RI, Joko Widodo. Ini adalah problem ke depan yang harus kita saksikan apakah PSSI berani menghukum Persis Solo, atau dibiarkan dan kasus tarik ulur pemain akan terus berulang tanpa solusi yang benar," kata Akmal, dikutip pada Kamis (21/9/2023). 

Pernyataan Akmal itu ditanggapi Kevin Nugroho, bos Persis Solo. Kevin adalah pemilik saham terbesar di Persis Solo.

Dia tampak kesal atau sewot dengan pernyataan Bung Akmal yang seolah mengadu Persis Solo dengan PSSI.

Baca Juga: Inilah Gol Berkelas Bomber Persis Solo Ramadhan Sananta, Tak Gentar Dikepung Tiga Pemain PSIS Semarang

"Kirain cuman “anonim” ternyata banyak yang suka drama bgt nunggangin2. Tujuan apa? Ngerusak hubungan?" kata @knugroho33 dengan pertanyaan nyeletik. (*)

Load More