NTB.Suara.com - Sayap lincah Persib Bandung, Arsan Makarin Al Haq buka suara soal masa depannya di klub Maung Bandung. Dia berbicara mengenai dua musim belum mendapat tempat di tim inti, alias menjadi cadangan. Itu sejak era pelatih Robert Alberts, Luis Milla hingga Bojan Hodak.
Sejak promosi dari Diklat Persib ke tim utama pada 2022, Arsan Makarin masih mendapat sedikit menit bermain.
Pada musim 2022/2023, dia hanya bermain enam kali bersama Persib. Yakni lima kali di Liga 1, dan sekali di Piala Presiden.
Kemudian di musim 2023/2024 ini, sampai laga pekan ke-13, Arsan baru dimainkan dalam empat pertandingan Persib.
Empat laga yang dilakoninya pun tidak bermain penuh. Dia hanya bermain dari bangku cadangan. Total menit bermainnya hanya 80 menit, atau rata-rata per laga hanya 20 menit.
Pemain asal Sumedang itu dimainkan saat Persib menggebuk PSIS Semarang dengan skor 1-2 pada 20Agustus 2023 lalu. Dia bermain 29 menit.
Kemudian saat Persib menjamu RANS FC pada 2 September 2023 dengan skor 2-1. Dia dimainkan Bojan Hodak selama 25 menit.
Saat laga bigmatch melawan Persija Jakarta, Arsan harus menepi. Dia jadi penghangat bangku cadangan. Skor El Classico yang berlangsung d Stadion Patriot Candrabhaga itu berakhir dengan skor 1-1.
Berikutnya, Arsan mendapat menit bermain lagi saat lawan Persikabo 1973 pada 16 September. Dia bermain 23 menit, dan Persib meang 2-0. Yang terbaru Arsan diturunkan saat Persib menggebuk Bhayangkara FC pada 23 September 2023, meski hanya 3 menit.
Baca Juga: Ruang Ganti Persib Bandung Makin Adem! Jadi Modal Kalahkan Bhayangkara
Trennya, dalam lima laga terakhir, dia sering mulai mendapat hati dari Bojan Hodak. Meski menit bermainnya belum cukup banyak.
Walau begitu, pemain berusia 22 tahun itu tidak mempersoalkan meski belum pernah jadi starter dan tampil penuh bersama Persib.
“Alhamdulillah mendapat kepercayaan dari pelatih dan dapat memberikan yang terbaik," kata Arsan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, dikutip dari laman klub, Kamis (28/9/2023).
Sayap lincah setinggi 1,65 meter itu menyatakan tidak terlalu mempersoalkan jika dia belum bisa dimainkan. Atauu hanya dimainkan sebagai pemain pengganti.
"Bagi saya, yang terpenting adalah kemenangan tim, karena kita adalah satu. Jadi, sebagai pemain pengganti juga tetap disyukuri, karena terpenting tim menang,” kata Arsan.
Katanya, tim meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingan merupakan target utama. Dia pun akan membalas kepercayaan pelatih untuk tampil maksimal bila dipercaya main.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek