NTB.suara.com - Nike, salah satu produsen peralatan olahraga, sepatu, dan pakaian terbesar di dunia, memiliki lebih dari 45.000 karyawan. Merek ini dinilai sebesar USD 19 miliar pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu merek terkuat dan paling terkenal dalam sejarah.
Simbol Nike adalah ikonik Nike Swoosh, salah satu lambang paling populer dan sukses yang diciptakan pada abad ke-20. Swoosh dapat dilihat dalam berbagai warna, tetapi dalam setiap warna, ia terlihat elegan, keren, dan kuat. Simbol ini melambangkan gerakan dan kecepatan, mewakili sayap dewi Nike, dewi kemenangan Yunani kuno, yang memberikan nama kepada merek ini.
Pendiri merek Nike bertemu pada tahun 1957 di University of Oregon. Bill Bowerman, seorang pelatih trek, dan mahasiswa baru Phil Knight, seorang pelari jarak menengah. Pada tahun 1962, Knight pergi ke Jepang dan menandatangani kontrak untuk mengimpor sepatu Tiger ke Amerika Serikat. Knight secara spontan menamai perusahaannya Blue Ribbon Sports.
Pada tahun 1963, pengiriman pertama 300 sepatu dari Jepang mulai dijual. Phil menggunakan laundry orang tuanya sebagai gudang. Pada tahun 1964, Knight mengundang Bill Bowerman untuk bermitra sepenuhnya. Seiring berjalannya waktu, perusahaan mulai berkembang. Rival lari perguruan tinggi Knight, Jeff Johnson, menjadi karyawan tetap pertama Blue Ribbon Sports.
Pada tahun 1971, pendiri Nike masih bekerja di universitas untuk meningkatkan pendapatan yang dihasilkan Blue Ribbon Sports. Di sana ia bertemu dengan mahasiswa Caroline Davidson, yang menciptakan "swoosh" Nike yang terkenal.
Pada tahun 1980, sepatu Nike menjadi yang terlaris di Amerika Serikat, mengungguli pemimpin tetap, Adidas. Sejak itu, merek ini terus naik, menandatangani kontrak dengan bintang-bintang olahraga dan perancang baru yang menciptakan pakaian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga stylish untuk olahraga dan kota.
Logo Swoosh Nike diciptakan oleh Carolyn Davidson pada tahun 1971. Ironisnya, Phil Knight, salah satu pendiri Nike yang memesan desain ini, awalnya tidak suka dengan logo tersebut. Terlebih lagi, Knight menemukan desainer tersebut secara kebetulan ketika dia mengajar kelas akuntansi di Portland State University, di mana Davidson adalah seorang mahasiswa.
Selama lebih dari 20 tahun sejak diciptakan, logo Nike mencakup nama perusahaan. Namun, seiring berjalannya waktu, nama tersebut dihapus. Logo ini telah mengalami beberapa perubahan desain selama bertahun-tahun, tetapi Swoosh tetap menjadi elemen utama yang kuat dan mudah dikenali dalam merek ini.
Logo Nike yang ikonik, terdiri dari lambang Swoosh yang halus dengan kontur bersih dan ujung tajam, adalah representasi dari sayap dewi Nike dalam mitologi Yunani. Selain makna mitologis dari Swoosh, logo ini juga melambangkan gerakan dan kecepatan, menggambarkan inti dari merek ini.
Baca Juga: Produser YG Cari Lagu Debut Mirip Get A Guitar, K-netz: Untuk Baby Monster?
Logo Nike telah menjadi salah satu simbol yang paling dikenal di seluruh dunia, mewakili gerakan, kecepatan, dan kemenangan. Seiring berjalannya waktu, logo ini telah mengalami perubahan desain, tetapi tetap mempertahankan esensi yang kuat. Nike tidak hanya merek olahraga, tetapi juga sebuah ikon budaya yang telah memengaruhi dunia olahraga dan fashion. Dengan kisah sukses dan identitas yang kuat, Nike tetap menjadi pemimpin di industri ini. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim