Suara.com - Perusahaan otomotif terbesar di Korea Selatan, Hyundai Motor akan menandatangani perjanjian awal untuk membangun pabrik keempat di Cina. Langkah itu diabil untuk memperluas pangsa pasar Hyundai di negara tersebut. Direktur Hyundai Chung Mong-koo akan menandatangani perjanjian itu, besok.
Dengan produksi 300.000 mobil tiap tahun, pabrik yang akan dibangun di kota besar Chongqing itu rencananya selesai dibangun pada 2016. Itu akan menjadi langkah maju Hyundai untuk merebut pangsa pasar yang lebih besar di Cina.
Sebelumnya, Hyundai sudah mempunyai tiga pabrik di Beijing yang total memproduksi 1 juta lebih unit per tahun, termasuk pabrik komersial di Provinsi Sichuan yang bisa memproduksi 160 ribu unit mobil per tahun.
Anak perusahaan Hyundai, Kia Motor juga sudah mempunyai tiga pabrik di Provinsi Jiangsu yang bisa memproduksi 740 ribu unit mobil per tahun.
“Pembangunan pabrik baru itu sangat penting bagi Hyundai-Kia Motor Group untuk bersaing dalam industri otomotif dan mencapai target 10 persen dari pangsa pasar di Cina,” kata manajemen Hyundai dalam keterangan tertulis.
Chongqing adalah kota besar dengan jumlah penduduk 30 juta jiwa dan perekonomian kota itu naik 12,3 persen pada 2013. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Hyundai Disebut Diuntungkan Kebijakan Insentif EV Berbaterai Nikel, HMID Buka Suara
-
Sepasang Tangan dan Kaki dalam Shift Malam di Pabrik Roti
-
Megawati Hangestri Gabung Tim Rival, Kapten Red Sparks Beri Respons Sedih
-
5 EV dengan Jarak Tempuh Terjauh di Indonesia, Ada Mobil Listrik Buatan Lokal
-
Pelatih Hyundai Hillstate Blak-blakan Puji Megawati Hangestri Jelang V-League
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Apa Itu Jalan Berbayar? Wacana Dedi Mulyadi Guna Hapus Pajak Kendaraan
-
LHKPN Terbaru Rilis! Harta Prabowo Makin Menjulang, Tapi Koleksi Mobil di Garasi Tetap Tenang
-
Harga Honda CBR250RR Mei 2026: Ada 6 Varian, Mana Paling Cuan?
-
Hyundai Disebut Diuntungkan Kebijakan Insentif EV Berbaterai Nikel, HMID Buka Suara
-
Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
-
3 Kebiasaan di Motor yang Bisa Merusak Ponsel, Efeknya Jangka Panjang
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Kekayaan Seskab Teddy Naik Hingga Rp4,7 M Dalam 1 Tahun, Nilai Isi Garasi Malah Menyusut