Otomotif / Motor
Rabu, 13 Mei 2026 | 17:10 WIB
Ilustrasi Naik Motor di Musim Hujan. (Pexels)
Baca 10 detik
  • Getaran mesin motor pada laci depan dapat merusak modul kamera serta sensor ponsel secara permanen.
  • Paparan suhu panas di laci tertutup saat parkir berisiko menyebabkan baterai menggelembung dan menurunkan performa ponsel.
  • Penggunaan holder tanpa peredam getaran di jalan bergelombang berpotensi merusak layar serta kamera perangkat ponsel Anda.

Suara.com - Menggunakan motor memang praktis, tapi ada kebiasaan kecil yang bisa bikin ponsel cepat rusak

Dari menaruh di laci depan hingga terkena panas matahari, efeknya bisa langsung terasa di kamera maupun baterai.

Mari kita simak rinciannya sesuai informasi  yang telah Suara.com rankgum:

1. Menaruh Ponsel di Laci Motor

Getaran mesin motor langsung diteruskan ke ponsel yang ada di laci. Modul kamera yang sensitif bisa terganggu, menyebabkan fokus otomatis tidak stabil atau lensa longgar.

Dalam jangka panjang, sensor kamera bisa rusak dan biaya perbaikan mencapai jutaan rupiah.

2. Membiarkan Ponsel Terpapar Panas

Laci motor biasanya tertutup rapat tanpa ventilasi. Saat motor diparkir di bawah terik matahari, suhu di dalam bisa melonjak.

Akibatnya, baterai berisiko menggelembung, kamera menghasilkan lens flare berlebihan, dan performa ponsel menurun karena thermal throttling.

Baca Juga: Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel

Ilustrasi phone Holder (toco id)

3. Menggunakan Holder Murah Tanpa Peredam

Holder ponsel yang tidak memiliki peredam getaran justru memperburuk kondisi. Saat motor melaju di jalan bergelombang, getaran langsung mengenai ponsel.

Kamera dan layar jadi korban. Pilih holder ponsel motor dengan sistem peredam agar lebih aman.

Dampak bagi Pengguna

Kerusakan kamera dan baterai bukan hanya soal biaya perbaikan. Nilai jual ponsel turun drastis, sementara fungsi utama untuk kerja dan hiburan jadi terganggu. Di era media sosial, kamera ponsel adalah aset penting.

Load More