- Getaran mesin motor pada laci depan dapat merusak modul kamera serta sensor ponsel secara permanen.
- Paparan suhu panas di laci tertutup saat parkir berisiko menyebabkan baterai menggelembung dan menurunkan performa ponsel.
- Penggunaan holder tanpa peredam getaran di jalan bergelombang berpotensi merusak layar serta kamera perangkat ponsel Anda.
Suara.com - Menggunakan motor memang praktis, tapi ada kebiasaan kecil yang bisa bikin ponsel cepat rusak
Dari menaruh di laci depan hingga terkena panas matahari, efeknya bisa langsung terasa di kamera maupun baterai.
Mari kita simak rinciannya sesuai informasi yang telah Suara.com rankgum:
1. Menaruh Ponsel di Laci Motor
Getaran mesin motor langsung diteruskan ke ponsel yang ada di laci. Modul kamera yang sensitif bisa terganggu, menyebabkan fokus otomatis tidak stabil atau lensa longgar.
Dalam jangka panjang, sensor kamera bisa rusak dan biaya perbaikan mencapai jutaan rupiah.
2. Membiarkan Ponsel Terpapar Panas
Laci motor biasanya tertutup rapat tanpa ventilasi. Saat motor diparkir di bawah terik matahari, suhu di dalam bisa melonjak.
Akibatnya, baterai berisiko menggelembung, kamera menghasilkan lens flare berlebihan, dan performa ponsel menurun karena thermal throttling.
Baca Juga: Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
3. Menggunakan Holder Murah Tanpa Peredam
Holder ponsel yang tidak memiliki peredam getaran justru memperburuk kondisi. Saat motor melaju di jalan bergelombang, getaran langsung mengenai ponsel.
Kamera dan layar jadi korban. Pilih holder ponsel motor dengan sistem peredam agar lebih aman.
Dampak bagi Pengguna
Kerusakan kamera dan baterai bukan hanya soal biaya perbaikan. Nilai jual ponsel turun drastis, sementara fungsi utama untuk kerja dan hiburan jadi terganggu. Di era media sosial, kamera ponsel adalah aset penting.
Berita Terkait
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini
-
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
-
5 Ciri-Ciri CVT Motor Matic Rusak, Perlu Segera Dibawa ke Bengkel
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi