Suara.com - Survei yang diselenggarakan Ipsos Business Consulting menyebutkan permintaan terhadap mobil ramah lingkungan di Indonesia mengalami kenaikan yang sangat pesat.
"Kemajuan teknologi dan pembangunan pada akhirnya berpengaruh terhadap perkembangan mobil pintar generasi terbaru, sehingga akhirnya akan mendorong produsen mobil untuk terus berinovasi," kata Domy Halim, Country Manager Ipsos Business Consulting Indonesia di Jakarta, Selasa (20/5/2014).
Permintaan konsumen untuk mobil ramah lingkungan di pasar berkembang ini terus tumbuh. Untuk menjawab permintaan konsumen tersebut, industri manufaktur sedang mengembangkan proses produksi baru yang lebih efisien untuk mendapat profit yang lebih besar, dipacu oleh dorongan pemerintahan Cina dan beberapa negara Asean lainnya.
Trend ini juga terjadi di Indonesia di mana inisiatif pemerintah terhadap kehadiran Low Cost Green Car (LCGC) telah mendorong peluncuran produk-produk terbaru seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Suzuki Karimun R dan Honda Brio Satya.
Contoh dukungan pemerintah Indonesia ini adalah pembebasan pajak penjualan barang mewah untuk LCGC dengan kapasitas maksimum 1.200 cc yang juga dapat menempuh 20 kilometer per liter.
Sejak peluncuran pertama pada September 2013, model mobil LCGC telah mampu menjual 10.000 hingga 15.000 rata-rata per bulan.
Skema serupa telah dilakukan oleh pemerintah Thailand sebelumnya di tahun 2010. Makin maraknya persaingan di segment LCGC diprediksi akan berimbas pada harga yang lebih murah bagi konsumen dan juga akan berdampak pada produsen suku cadang otomotif. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kenapa Ban Mobil Sering Kempes? Cek 5 Rekomendasi Merek Ban Super Kuat Anti Bocor
-
Jelang Penutupan, IIMS 2026 Makin Ramai Pengunjung dan Bertabur Promo
-
Kapan Harus Ganti Ban Motor? Ini 5 Rekomendasi Ban Anti Licin di Jalan
-
Apakah Beli Mobil Bekas Harus Balik Nama? Cek 5 Rekomendasi MPV di Bawah Rp70 Juta
-
IIMS 2026 Buktikan Keberhasilan Transformasi Pameran Otomotif Berbasis Kolaborasi Industri
-
Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?