Suara.com - Siapa yang tak terpukau dengan tampilan motor yang satu ini. Berbadan bongsor dengan dudukan minimalis, serta roda yang berdiameter kecil. Tampilan Vespa, memang unik dan berbeda dengan motor lainnya. Itu sebabnya motor asal Italia ini, selalu memiliki penggemar fanatik.
Dan ternyata vespa tak hanya asyik untuk bergaya, tetapi juga bisa digeber untuk balapan. Kompetisi balap vespa di Indonesia ini bernama Scooter Prix.
Setelah sukses mengadu lebih dari 300 starter di gelaran seri pertama pada awal Mei silam, Scooter Prix 2014 kembali menggelar seri ke 2 dan 3 pada Sabtu dan Minggu (17-18/10/2014) di Sentul International Karting & Motorcycle Sirkuit, Bogor, Jawa Barat.
Project director Scooter Prix 2014, Priyambodo Soesetyo mengharapkan acara ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk berbagi informasi dan merekatkan rasa persaudaraan di antara para pecinta skuter yang tergabung dalam komunitas.
"Kita melihat bahwa pecinta skuter di Indonesia ini sangat kuat solidaritasnya sudah seperti saudara. Nah, kita berharap dengan ajang ini, mereka bisa bertemu, bertukar informasi dan seru-seruan bareng bukan hanya untuk menguji adrenalin," ujarnya.
Scooter Prix 2014, ujar Priyambodo, tidak hanya sebuah ajang balapan, namun juga dapat menjadi trend setter bagi pencinta skuter di tanah air, untuk menyalurkan hobi dan kreativitasnya. Ia juga berharap ajang ini bisa mengantar pembalap amatir menjadi pembalap yang bisa mewakili ajang Internasional.
"Meski dikemas secara fun dan lebih entertainment tapi arena balap kita buat mirip dengan arena Moto GP. Beberapa kelas, treatmentnya juga kita deketin dengan GP. Namun spirit yang kita bawa adalah spirit lokal," imbuhnya.
Kedepannya dirinya berharap Scooter Prix bisa digelar di beberapa daerah lain di Indonesia. Ia juga berharap gelaran Scooter Prix 2015 dapat membawa pembalap Indonesia untuk touring ke Eropa dan mengundang pembalap Eropa berbagi pengalaman dengan pembalap muda di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya
-
Mitsubishi Xpander Tawarkan Kemewahan dan Fitur Canggih yang Sulit Disaingi Rival Low MPV