Suara.com - Perusahaan pembuat mobil Jepang, Honda memutuskan untuk menarik lebih banyak lagi mobil buatannya karena masalah kantung udara buatan Tanaka. Kantung udara tersebut tidak bisa berfungsi dengan sempurna sehingga bisa mematikan pengemudi dan penumpang.
Di Malaysia, seorang perempuan tewas saat menggunakan Honda Civic dan ratusan lainnya mengalami cidera. Sebelumnya, Honda sudah menarik 2,8 juta unit mobilnya di Amerika. Kini, Honda menambah jumlah itu 3,2 juta unit lagi.
Dengan demikian, total ada 6 juta unit mobil buatan Honda yang ditarik dari pasar di Amerika. “Dengan ekspansi dari program ini, jumlahnya sudah mencapai 6 juta unit,” kata juru bicara Honda.
Jutaan mobil yagn diproduksi perusahaan otomotif besar seperti Honda, Toyota dan General Motors sudah menarik mobil buatan mereka karena mengalami masalah di kantung udara merek Takata.
Langkah Honda untuk menambah jumlah unit yang ditarik menyusul penyelidikan yang dilakukan oleh Kongres Amerika terkait potensi kecelakaan di mobil yang menggunakan kantung udara Takata.
Sejak 2008, Honda sudah menarik 9,65 juta unit mobilnya di seluruh dunia terkait kerusakan kantung udara Takata. National Highway Traffic Safety Administration sudah meminta kepada perusahaan otomotif agar menarik semua mobilnya yang menggunakan kantung udara buatan Takata. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Pecahkan Rekor Elit Izan Guevara, Pembalap Sleman Siap Ancam Takhta Moto3 Junior Akhir Pekan Ini
-
Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026
-
Honda Monkey Terbaru Tampil Makin Ikonik dengan Penyegaran Warna dan Desain Jok Klasik
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung
-
Ofero Carria 1 Motor Listrik dengan Jarak Tempuh 130 KM untuk Pelaku UMKM