Suara.com - Tahun depan, pasar otomotif nasional Indonesia diprediksi tidak akan sebagus tahun sebelumnya. Hal ini juga diprediksi memengaruhi salah satu segmen terbaru di Indonesia, yakni segmen mobil murah atau LCGC (Low Cost Green Car).
"Porsi LCGC masih akan sama tahun depan," ungkap Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Sudirman Mr, di Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Dikatakan Sudirman, sepanjang tahun 2014 hingga November, penjualan LCGC sudah menguasai 14,1 persen pasar otomotif nasional, atau mencapai 159.905 unit.
Sementara soal prediksi LCGC di tahun depan, Sudirman menyebut bahwa kondisi stagnan bisa terjadi karena pasar otomotif Indonesia secara umum pun tahun depan bakal demikian.
"LCGC pun juga akan sama," katanya.
Menurut Sudirman, jika kondisi ekonomi tidak tumbuh dan daya beli cenderung menurun, memang bisa saja ada perpindahan dari segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) ke LCGC. Walau demikian, dia menyebut tak perlu berharap banyak.
"Tapi tidak akan banyak. Paling hanya mencapai 15 persen," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat