Otomotif / Mobil
Sabtu, 04 April 2015 | 06:16 WIB
Ilustrasi diler Nissan. (Shutterstock)

Suara.com - Bos Nissan Motor Co, Carlos Ghosn, pada Kamis (2/4/2015), mengatakan akan meluncurkan mobil berteknologi autokemudi di Jepang pada 2016.

"Akan ada produk Nissan di Jepang, yang menggunakan teknologi autokemudi," kata Ghosn di sela-sela arena New York International Auto Show di Amerika Serikat, "Jelas ketika memiliki teknologi seperti ini, maka Jepang adalah pasar yang sesegera mungkin menikmatinya."

Ghosn juga mengatakan bahwa Nissan, yang sudah menjalin kerja sama selama lima tahun dengan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), sudah menetapkan akan meluncurkan mobil autokemudi pertamanya di Jepang pada 2016. Nissan akan menjual mobil autokemudi pertamanya di Jepang.

Ia menjelaskan bahwa Nissan akan lebih dulu memperkenalkan fitur-fitur autokemudi yang bisa digunakan di jalan raya dan pada 2020 perusahaan itu akan menciptakan mobil yang bisa melaju mandiri di tengah-tengah lalu lintas perkotaan yang padat.

"Semuanya akan berlangsung per tahap, karena kami ingin memastikan bahwa para pembuat kebijakan di berbagai negara merasa nyaman," tutup dia.

Nissan, produsen mobil terbesar kedua di Jepang, juga akan berusaha menjalin kerja sama dengan dua pesaingnya, Toyota dan Honda dalam pengembangan mobil autokemudi.

Pada Februari kemarin muncul laporan yang menyebutkan bahwa ketiga produsen mobil Jepang itu akan menggandeng perusahaan-perusahaan teknologi dan pemerintah untuk mengembangkan mobil autokemudi.

Pemerintah Jepang sendiri sudah membentuk sebuah panel untuk menganalisis masalah dan tantangan hukum terkait mobil autokemudi. Saat ini Jepang masih melarang mobil tanpa awak melenggang di jalanan umum. (Japan Times/Economic Times)

Load More