Suara.com - Engine Computer Unit (ECU) dari Honda City bernomor polisi B 61 GIT yang mengalami kecelakaan pada 29 Oktober 2012, diklaim hilang oleh Agen Pemegang Merek (APM) PT Honda Prospect Motor (HPM).
Menurut Technical Training Manager PT HPM, Muhammad Zuhdi, pihaknya tidak menemukan ECU mobil kendaraan itu saat akan diperiksa.
"Dua bulan setelah kejadian, kami baru dihubungi. Kami pun mendatangi tempat perkara dan melihat mobilnya. Namun, ECU mobil saat itu sudah tidak ada. Saya tidak tahu siapa yang ambil atau penyebabnya apa," ungkap Zuhdi di Jakarta, Selasa (19/5/2015).
Zuhdi kembali menyebut bahwa setelah kecelakaan, kendaraan itu tidak dibawa ke bengkel resmi Honda.
"Mobil dibawa ke bengkel asuransi," katanya.
Dia melanjutkan, bahwa karena pihak penggugat hanya mempermasalahkan soal airbag SRS yang tidak mengembang, maka pihak HPM pun hanya mengambil unit SRS Airbag saja, untuk diperiksa dan diteliti.
"Kami bawa ke Jepang, (ke) Honda Jepang untuk diperiksa," kata Zuhdi.
Lantaran tidak adanya ECU, menurut Zuhdi lagi, maka kecepatan terakhir kendaraan itu pun tidak bisa dipastikan, meski Honda sendiri mengklaim bahwa mobil melaju dengan kecepatan tinggi.
"Bayangkan saja, ada tujuh pembatas jalan yang terbuat dari baja terlepas saat kecelakaan," ungkap kuasa hukum HPM, Julius D Sinagra.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pemilik Mobil Toyota Terancam Boros Bensin Jika Masih Abaikan Delapan Hal Sepele Ini
-
Mobil MG5 Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran, Dapat Nol Bintang di Tes Tabrak
-
Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar
-
Adu Chery Q dengan 5 Mobil Listrik 200 Jutaan: Harga Masih Misterius, Spek Kompetitif?
-
Spesifikasi dan Harga Mobil Listrik Chery Q di Indonesia
-
BYD M6 DM Resmi Diperkenalkan di Indonesia Tanpa Umumkan Harga
-
Tragedi Luwu Tewaskan 3 Orang: Punya ABS dan Airbag, Kenapa Wuling Formo S Tetap Hancur Lawan Truk?
-
Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M
-
3 Alasan Mengapa Wuling Air ev dan BYD Atto 1 Harus Waspada Terhadap Spesifikasi Chery Q
-
BlackAuto Battle 2026 Mulai Cari Raja Modifikasi Baru dari Tangerang Selatan