Suara.com - Agen pemegang merek (APM), PT Honda Prospect Motor (HPM), menyerahkan satu unit kendaraan Honda City CNG (berbahan bakar Compressed Natural Gas) kepada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), untuk kepentingan riset dan pengembangan teknologi bahan bakar alternatif.
"Honda City CNG merupakan sebuah terobosan dalam teknologi otomotif yang cocok untuk diterapkan untuk waktu mendatang, dengan kombinasi antara efisiensi bahan bakar serta emisi yang bersahabat dengan lingkungan," ungkap Presiden Direktur PT HPM, Tomoki Uchida, melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Rabu (18/2/2015).
"Kami berharap Honda City CNG ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk dipelajari, sebagai salah satu kendaraan dengan energi bahan bakar alternatif yang sesuai, untuk dapat diterapkan ke depannya," sambungnya.
Penyerahan kendaraan dalam program "Honda for Indonesia" ini diharapkan mampu mengembangkan teknologi ramah lingkungan, demi perbaikan lingkungan, serta sebagai bentuk transfer teknologi baru.
"Tak hanya itu, semua produk Honda yang dipasarkan saat ini telah memenuhi syarat emisi EURO 4 yang ramah lingkungan. Dengan terus berinovasi, seperti melalui mobil CNG, hybrid dan listrik, Honda juga telah siap mendukung program untuk alternatif bahan bakar yang lebih ramah lingkungan," sambung Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT HPM, Jonfis Fandy.
Honda City CNG pertama kali diperkenalkan di Thailand pada tahun 2012. Honda City CNG merupakan terobosan baru untuk sebuah mobil jenis sedan subcompact. Honda City CNG menggabungkan dua konsep pengembangan yaitu "New Value of CNG" dan "Exceed Proud Sedan".
Honda City CNG menggunakan mesin 1,5 liter i-VTEC SOHC empat silinder yang mempunyai dua buah sumber tenaga, yaitu mesin bertenaga bensin (konvensional) serta CNG. Tenaga maksimum yang dapat dihasilkan adalah 120 PS untuk mesin bertenaga bensin, dan 102 PS untuk CNG pada putaran mesin 6.600 rpm, dan torsi maksimum sebesar 12.9 kg.m pada putaran mesin 4.800 rpm.
Pengemudi dapat memilih mode berkendara dengan mesin bensin maupun CNG yang terdapat pada Honda City CNG, dengan menekan mode switch pada bagian kanan di sebelah setir. Indikator lampu berwarna hijau pada mode switch menandakan kendaraan sedang berada pada mode berkendara dengan CNG.
Honda City CNG mempunyai penambahan perangkat pada mesin berupa tangki gas berkapasitas 42 liter yang terdapat pada bagasi mobil, CNG Switch yang terletak pada bagian kanan di sebelah setir, High-Pressure Piping, ECU tambahan, CNG Injector, Pressure Regulator, serta tambahan lid untuk bahan bakar gas (BBG) yang terletak di atas lid untuk bahan bakar bensin.
Honda City CNG juga sudah memenuhi standar emisi EURO 4. Honda City CNG menggunakan sistem transmisi 5 AT dilengkapi dengan fitur Grade Logic Control, serta fitur Electric Power Steering. Berbagai fitur keselamatan seperti G-CON + ACETM, ABS + EBD, Dual SRS Airbags, serta seatbelt dengan Pretensioner Load Limiter dan Neck Shock Mitigation System, juga terdapat pada Honda City CNG. Mobil ini saat ini hanya dijual untuk pasar Thailand.
Berita Terkait
-
Honda City Terbaru 2026 Mengaspal: Konsumsi BBM Seirit Motor, Harga Mirip Brio di Indonesia
-
Mulai Rp70 Jutaan, Intip Daftar Harga Mobil Bekas Honda City dari Jaman Baheula hingga Terkini
-
Apakah Pajak Honda City Hatchback Mahal? Cermati di Sini Fakta Uniknya!
-
Pajak Honda City Sedan Murah atau Mahal? Simak Biar Nggak Menyesal usai Beli
-
4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN