Suara.com - Sebanyak 150 unit mobil Mazda6 di Indonesia diperkirakan menyembunyikan cacat pada sistem airbag atau kantung udara. Kantung udara bermasalah itu diproduksi oleh Takata, produsen komponen mobil Jepang, yang terbukti memicu masalah di keselamatan di beberapa merek mobil di beragam belahan dunia.
Senior Marketing Manager PT. Mazda Motor Indonesia (MMI), Astrid Ariani Wijana, mengatakan mobil-mobil Mazda6 di Tanah Air yang menggunakan airbag Takata bermasalah itu diproduksi sekitar 2002 sampai 2006.
"Kami masih investigasi, karena MMI selaku distributor resmi Mazda di Indonesia baru masuk sekitar tahun 2006," katanya saat dihubungi Suara.com, Minggu (21/6/2015).
Dia menyebutkan bahwa pihaknya tidak memiliki data kendaraan yang beredar sebelum MMI resmi beroperasi. Namun, lanjutnya, pihak MMI sudah bekerjasama dengan unit purna jual untuk memeriksa data kendaraan.
"Jadi kami minta unit after sales kami memeriksa data kendaraan yang masuk ke bengkel," katanya.
Namun dia menyarankan agar pemilik kendaraan Mazda6 model tahun 2002 hingga 2005 untuk segera memeriksakan kendaraannya ke bengkel resmi.
"Datang saja dan akan kami perbaiki. Tanpa biaya," katanya.
Hingga kini, pihak MMI masih menunggu pengumuman dari Mazda pusat perihal tambahan recall untuk model Mazda lain di Indonesia.
Di seluruh dunia Mazda sudah menarik kembali nyaris sejuta mobilnya yang mengalami masalah pada sistem airbag Takata. Sementara itu jutaan mobil bikinan Honda, Toyota, Mitsubishi, Subaru, dan General Motors juga harus ditarik dan diperbaiki gara-gara menggunakan airbag Takata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125