Suara.com - Di tengah semarak dua pameran otomotif akbar di Tanah Air, mobil nasional Fin Komodo, berhasil mencuri perhatian. Tampil di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015 Fin Komodo merek asli Indonesia di antara serbuan mobil Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat.
H Ibnu Susilo, Presiden Direktur PT Fin Komodo Teknologi mengatakan bahwa keterlibatan di IIMS semakin membuat mobil Fin Komodo dikenal oleh publik di rumah sendiri. Ia bercerita banyak pengunjung yang mengira Fin Komodo mobil modifikasi atau semacam boogie car. Tapi setelah dijelaskan mereka terkejut dan bangga karena ada perusahaan Indonesia yang bisa memproduksi mobil.
"Prospeknya sangat bagus, banyak calon pembeli yang akan lakukan test drive seusai pameran ini. Terutama mereka yang bergerak di bidang perkebunan dan industri," kata Ibnu yang pernah berkarier di industri penerbangan bersama Airbus.
Fin Komodo sendiri dirancang untuk segmen pertanian dengan desain mobil off road. Tampil dengan dua versi - standar dan medivac - yang dimodifikasi untuk mobil evakuasi medis, mobil itu dipacu mesin 250cc dan menyemburkan tenaga hanya 14 HP pada RPM 750.
Tetapi dengan tenaga yang terbilang kecil untuk ukuran mobil yang sudah dipasarkan secara luas, Fin Komodo cukup tangguh di medan terjal seperti di perkebunan atau hutan.
“Rangka mobil ini mengadopsi rangka pesawat ringan, jadi sangat ringan sehingga tak butuhkan power yang besar. Itu juga yang bikin konsumsi bahan bakar sangat hemat, 1:20. Pakai premium, tapi bisa juga Pertamax,” tambahnya.
Menggunakan transmisi otomatis, Fin Komodo juga stabil saat melaju di jalanan. Mobil in menggunakan suspensi depan dan belakang model fully independent double wishbone dengan per keong. Menurut Ibnu, itu salah satu poin yang ingin dirasakan calon pembelinya untuk saat menguji Komodo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi