Suara.com - Memiliki mobil atau sepeda motor tua tentu memberikan rasa bangga dan kepuasan tersendiri. Bagi para kolektor, kendaraan tua dan langka adalah harta dan bahkan investasi, karena harganya yang selangit.
Tetapi mengoleksi mobil atau sepeda motor tua sebenarnya bukan sembarang hobi. Kolektor butuh ketekunan dan kedisiplinan untuk merawat agar mobil tetap kinclong dan bisa melaju di jalanan, demikian dikatakan Soedariono, pakar mekanik dan pemburu kendaraan-kendaraan tua dari Museum Angkut.
Museum Angkut yang berdiri di Batu, Malang, Jawa Timur terkenal akan koleksi mobil dan sepeda motor lawas dari seluruh dunia. Hampir tiga ratus kendaraan tua, bahkan ada yang dari awal abad 20, di museum itu.
"Merawat kendaraan tua seperti ini butuh kedisiplinan," kata Soedariono saat ditemui Suara.com di arena Indonesia International Motor Show 2015 di Kemayoran, Jakarta. Museum Angkut terlibat dalam pameran otomotif tahunan itu dengan memboyong sejumlah koleksinya.
Soedariono, yang selama 14 tahun aktif di Harley-Davidson Club Indonesia cabang Malang dan perintis Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia, mengatakan bahwa sama seperti kendaraan biasa, mesin mobil atau sepeda motor lawas harus selalu dinyalakan untuk dipanaskan setiap hari.
"Tidak hanya itu," tukas dia, "Setiap hari kendaaraan harus diajak jalan. Tujuannya agar ban bergerak dan titik pijak ban berubah."
Perubahan titik pijak ban, jelas Soedariono, diperlukan agar ban tak mudah kempes dan yang pada akhirnya merusak pelek kendaraan.
Selain itu, dia menambahkan, oli mesin juga adalah faktof penting. Karena mobil atau motor tua sudah jarang digunakan, maka oli tak harus sering diganti, tetapi tetap harus selalu diperhatikan.
"Pilihan oli yang paling penting. Jangan menggunakan oli yang terlalu kental. Ini dikarenakan mesin mobil kuno sudah tua dan oli yang terlalu kental akan membuat mesin bekerja lebih keras," beber dia.
Sementara untuk merawat bodi mobil atau motor agar tetap kinclong, ia menyarankan untuk selalu mengelap kendaraan menggunakan kain halus.
"Bisa gunakan kain yang bahannya mirip dengan bahan kaus kutang," beber Soedariono.
Museum Angkut sendiri memiliki 186 unit mobil tua dan 101 unit motor tua. Mobil paling tua adalah Buick model tahun 1910, sementara yang paling anyar Hummer buatan 2004.
"Sekitar 95 persen dari koleksi kami masih bisa dikendarai," tutup Soedariono.
Berita Terkait
-
Pasar Apung Batu, Berburu Kuliner Internasional di Tengah Kota Wisata
-
Liburan Berkedok Belajar, Berikut Destinasi Wisata Museum Angkut yang Khas
-
Cara Merawat Mobil Bekas Agar Selalu Siap Dipakai
-
4 Rekomendasi Tempat Wisata Malang yang Wajib Dikunjungi, Mulai dari Alam hingga Kekinian
-
6 Rekomendasi Wisata Edukasi di Kota Batu, Jangan Terlewat!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Berapa Lama Cas Motor Listrik dari 0 Sampai 100 Persen? Ini Estimasinya
-
Jangan Keliru, Denda Tak Punya SIM dan Lupa Membawa Ternyata Beda
-
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Pengungkapan Penyelewengan BBM Bersubsidi
-
Lawan Berat NMAX Tiba: Skutik Murah Ini Punya Ground Clearance Anti Nyangkut Pas Libas Jalan Rusak
-
Bukan LCGC, Hatchback Jepang Irit Ini Cuma 60 Jutaan Tapi Kabinnya Ekstra Lega
-
Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong
-
Rupiah Tembus Rp17.400: Mending Beli Honda BeAT, Genio, atau Scoopy Buat Ngantor?
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X