Otomotif / Mobil
Sabtu, 12 Desember 2015 | 20:29 WIB
Ilustrasi jual beli mobil bekas (Shutterstock).

Suara.com - Meski pasar mobil bekas diprediksi akan mengalami stagnansi, namun penjual mobkas milik Astra, Mobil88 menargetkan pertumbuhan sebesar 10 hingga 15 persen tahun depan.

"Kami prediksi pasar akan stagnan. Hanya saja kami mau optimistis. Kami masih akan tumbuh 10 hingga 15 persen," kata COO Mobil88, Halomoan Fischer di Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Untuk pencapaiannya tahun ini, Fischer mengaku Mobil88 tidak mengalami penurunan atau pertumbuhan seperti yang diharapkan pada awal tahun silam.

"Awal tahun, kami sempat menargetkan pertumbuhan sebesar 20 persen dengan asumsi bahwa tidak banyak yang terjadi pada 2015 nanti," katanya.

Hanya saja, lanjutnya, hingga akhir November penjualan Mobil88 masih berkutat diangka 18.000 unit. Angka tersebut, lanjutnya, sama dengan pencapaian tahun lalu.

"Kami merevisi target kami dan sampai pada bahwa pencapaian kami akan sama dengan tahun lalu sebanyak 20.000 unit," katanya.

Adapun pada 2015, menurut hitung-hitungan Fischer, pasar mobil bekas turun sekitar 20 persen.

"Berbeda dengan pasar mobil baru yang punya data wholesale dan retail sales, kami di mobil bekas tak punya data pasti. Tapi hasil berdiskusi dengan sesama pemain mobkas, pasarnya memang turun hingga 20 persen," katanya.

Menurut dia, selain karena masalah perlambatan ekonomi, pasokan mobil bekas juga ikut menurun.

"Supply kami kan dari para konsumen yang mengganti kendaraan lamanya. Nah kalau tidak ada penjualan kendaraan baru, kami dapat pasokan dari mana?" tukas dia.

Load More