Suara.com - Honda memberikan tawaran menarik kepada pecinta roda dua, untuk menonton secara langsung pertandingan MotoGP di Sirkuit Internasional Sepang (SIC). Pelanggan cukup memesan motor Honda seri CBR650F.
Bagi mereka yang beruntung semua biaya perjalanan ke Malaysia untuk menonton pertandingann kelas premier balap motor ditanggung penyelenggara. Tawaran ini terbatas bagi lima pemenang yang memesan Honda CBR650F sebelum Sabtu (30/6/2016) mendatang.
Pemilihan pemenang akan dipilih berdasarkan undian yang akan dilakukan di Delhi, Juli ini. Honda akan mengambil lima pemenang tersebut untuk menonton Gran Prix Malaysia di babak kedua terakhir dari MotoGP di SIC, Oktober ini.
Tampaknya, penawaran tersebut merupakan strategi jitu untuk mempromosikan sepeda motor sporty seperti Honda CBR650F, yang menyasar pasar pecinta balapan sepeda motor. Perusahaan yakin, penawaran ini dapat menarik minat pecinta motor premium dan mendongkrak jumlah penjualan di tahun ini.
Honda CBR650F dapat dipesan dengan membayar uang muka 50.000 rupee atau sekitar Rp9,9 juta. Sepeda motor akan tersedia di diler sekitar satu minggu setelah pemesanan dilakukan.
Honda menjual CBR650F hanya melalui diler pilihan di seluruh negeri. Honda CBR 650F adalah motor pesaing Kawasaki Z800 atau DSK Benelli 600i modern, tetapi Honda memiliki pesona tersendiri.
Secara tampilan, skema cat membuatnya tampak vulgar dan lebih besar daripada bentuk sebenarnya. Jika dilihat lebih dekat, cakram petal besar dan swingarm aluminium menambah dosis proporsi bode lebih besar. (Bikewale)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
-
Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor
-
Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka
-
Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat
-
Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM