Suara.com - Militer Amerika Serikat (AS) sedang mengembangkan sepeda motor 'siluman' yang dapat digunakan untuk menyergap secara tiba-tiba dengan hening. Disebutkan, motor ini bersuara sesunyi sikat gigi listrik.
Nama motor itu adalah SilentHawk, dengan level bunyi yang dikeluarkannya, menurut laporan Washington Post akhir pekan lalu, hanya 55 desibel. Meski demikian, 'kuda besi' itu masih mampu melesat hingga 80 mil/jam (sekitar 129 km/jam).
SilentHawk juga dilaporkan berpenggerak dua roda, agar dapat melaju di medan non-aspal. Bodinya dibentuk menyudut dan tajam, agar dapat melaju lebih lancar di hutan atau tempat-tempat terpencil.
"Dengan pengendara yang ahli, pada dasarnya kendaraan ini dapat melibas medan apa pun," ucap Alex Dzwill dari Logos Technologies, kontraktor militer AS.
Selain itu, ada lagi NightMare, sepeda motor 'siluman' hasil pengembangan LSA Autonomy. Masa depan kedua motor yang tampil dalam sebuah pameran industri pertahanan di AS pada akhir pekan lalu, itu kelak akan ditentukan oleh Defense Advanced Research Projects Agency.
Baik SilentHawk maupun NightMare adalah sepeda motor hibrida yang memadukan motor listrik dengan mesin konvensional. Mode 'siluman' akan aktif saat kedua kendaraan ini beroperasi memakai motor listrik.
Meski demikian, tentu saja suplai energi dari motor listrik memiliki batas. SilentHawk hanya mampu bertahan dua jam dengan asupan daya dari baterai listriknya, sedangkan batas kemampuan 'siluman' NightMare adalah 60 mil (sekitar 100 km).
Sementara itu, total jarak tempuh dengan memadukan motor listrik plus mesin konvensional mencapai 170 mil (273,5 km).
Adapun mesin pembakaran dalam (combustion engine) milik SilentHawk serta NightMare, disebut diciptakan untuk dapat menenggak segala jenis bahan bakar minyak, mulai dari bensin, kerosin, hingga diesel.
"Saat sedang menjalankan misi, tentunya kita tak akan selalu bisa mendapatkan bensin berkualitas di SPBU Shell. Misi kerap dijalankan di berbagai wilayah," tandas Dzwill.
Ia lalu menegaskan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan dan mengumumkan banderol harga dari SilentHawk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru
-
Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih