Suara.com - Tesla, produsen mobil listrik asal Amerika Serikat yakin tidak akan bersaing langsung dengan Google dalam memproduksi mobil-mobil berteknologi nirawak, meski raksasa teknologi internet itu telah mempunyai purwarupa mobil autokemudi dan telah menguji teknologinya di jalanan umum sejak 2009.
Elon Musk, pendiri dan bos Tesla, mengatakan bahwa perusahaannya, yang kini juga telah mulai memperkenalkan teknologi nirawak dalam sedan Model S, tak akan bersaing langsung dengan Google yang tidak akan memproduksi mobil sendiri.
"Google telah berhasil menunjukkan pada kita potensi transportasi otonom, tetapi mereka bukanlah sebuah perusahaan mobil," kata Musk dalam arena Code Conference di California, Amerika Serikat pada Rabu malam (1/6/2016)
"Saya tak akan menyebut mereka sebagai pesaing," imbuh dia.
Google sendiri memang mengakui belum berencana memproduksi mobil sendiri dan telah mengikat kemitraan dengan Fiat Chrysler dalam pengembangan teknologi mobil tanpa pengemudi ini. Dalam uji coba sendiri Google banyak menggunakan mobil Toyota Prius dan Lexus.
Lalu siapa yang akan menjadi pesaing Tesla? Apple, jawab Musk.
"Ya, akan ada persaingan langsung dengan Apple," ujar Musk.
Meski demikian produsen iPhone itu, kata Musk, tidak akan menjadi ancaman serius karena mereka sudah terhitung telah dalam mengembangkan teknologi nirawak.
"Menurut saya (Apple) belum akan memproduksi (mobil nirawak) hingga 2020. Apakah itu terlalu lama?" ujar Musk, yang pernah menyebut Apple sebagai "kuburan Tesla" karena banyak merekrut bekas pekerja Tesla. (Recode)
Berita Terkait
-
iPhone Fold Dirumorkan Mirip iPad, Apple Siapkan Desain Paling Nyeleneh Sepanjang Sejarah iPhone
-
Tembus 250 Ribu Unit, Penjualan Xiaomi SU7 Ungguli Tesla Model 3 Sepanjang 2025
-
7 Perubahan Hadir di Phone Air 2, HP Paling Tipis Apple
-
Bocoran Terbaru iPhone 18 Pro: Dynamic Island Mengecil, Kamera Depan Tetap di Tengah
-
10 Mobil Listrik Terlaris di China 2025: EV Murah Geely Gulingkan Tesla, Wuling Nomor 2
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera