- Yamaha meluncurkan skuter listrik EC-06 di pasar India, memiliki daya 6,7 kW dan jarak tempuh 169 km.
- EC-06 memiliki desain kokoh untuk mobilitas perkotaan dengan waktu pengisian baterai selama 8 hingga 9 jam.
- Artikel membandingkan EC-06 dengan Yamaha E01 yang pernah diuji coba di Indonesia dengan kecepatan maksimum 100 km/jam.
Suara.com - Yamaha resmi meluncurkan skuter listrik terbarunya, EC-06, untuk pasar India. Model ini menjadi produk listrik terbaru Yamaha yang menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan.
Meski baru dipasarkan di India dan belum ada kepastian terkait kehadirannya di negara lain termasuk Indonesia, Yamaha EC-06 menarik untuk dibandingkan dengan Yamaha E01, motor listrik yang sebelumnya sempat diperkenalkan dan diuji coba di Tanah Air.
Yamaha EC-06
Yamaha EC-06 diposisikan sebagai skuter listrik untuk penggunaan harian di kawasan perkotaan. Motor ini memiliki dimensi yang kurang lebih setara dengan skuter entry level.
Secara desain, EC-06 mengusung struktur inti berorientasi horizontal dengan proporsi tegak. Tampilan tersebut dirancang untuk memberikan kesan kokoh sekaligus meningkatkan stabilitas dan kemudahan pengendalian di lalu lintas perkotaan yang padat.
Bagian depan EC-06 tampil dengan lampu utama berukuran besar dan dominan, sementara lampu sein menggunakan model bertangkai dan diposisikan agak tinggi. Setangnya mengadopsi desain naked atau terbuka.
Sebagai motor penggerak, Yamaha EC-06 dibekali Interior Permanent Magnet Synchronous Motor (IPMSM) yang dipasangkan dengan baterai berkapasitas 4 kWh. Kombinasi ini menghasilkan daya puncak 6,7 kW atau setara 9 hp dan torsi 26 Nm. Kecepatan maksimalnya diklaim mencapai 79 km/jam.
Baterai pada EC-06 telah bersertifikasi IP65 dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 169 km dalam kondisi penuh. Namun, waktu pengisian daya nya tergolong lama, yakni sekitar 8 hingga 9 jam.
Skuter listrik ini memiliki tiga mode berkendara, yaitu Eco, Standard, dan Power. Yamaha juga menyematkan fitur reverse mode untuk memudahkan pengendara saat bermanuver di area parkir.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Listrik untuk Orang Tua, Gampang Dikendarai dan Perawatan Minim
Di India, Yamaha EC-06 dipasarkan dengan harga sekitar 167 ribu lakh atau setara Rp30,4 jutaan.
Yamaha E01
Sementara di Indonesia sendiri, Yamaha sebenarnya juga sudah sempat memperkenalkan Yamaha E01 di Tanah Air.
Motor yang kerap disebut NMAX versi listrik ini dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 4,9 kWh yang mampu menghasilkan tenaga 8,1 kW dan torsi 30,2 Nm. Kecepatan maksimum motor ini mencapai 100 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 104 km dalam kondisi baterai penuh.
Sama seperti EC-06, Yamaha E01 memiliki tiga mode berkendara, yakni Power, Standard, dan Eco, serta dilengkapi fitur reverse mode untuk membantu saat parkir.
Kedua motor listrik Yamaha ini juga telah didukung fitur Y-Connect yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan secara real time melalui aplikasi smartphone.
Menarik untuk ditunggu kapan Yamaha Indonesia merilis motor listrik mereka di Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis