Suara.com - VW Group benar-benar dalam proses reformasi besar-besaran pascaterungkapnya skandal manipulasi data emisi gas buang pada 2015. Raksasa otomotif Jerman itu dikabarkan bakal menyetop produksi lebih dari 40 model secara bertahap.
Rencana diskontinyu model itu, menurut media bisnis dan finansial Jerman Handelsblatt, diungkapkan Chief Executive Officer VW Group Matthias Muller pada pertengahan pekan lalu. Meski demikian, dalam konferensi pers tersebut Muller tidak menyebut banyaknya model yang akan 'disuntik mati'.
Adapun angka lebih dari 40 model didapat Handelsblatt dari informasi 'orang dalam' yang mengetahui persoalan ini namun tak ingin dikutip namanya.
Lebih lanjut, diskontinyu produk dikenakan pada lima merek yang berada di bawah VW Group yaitu VW, Porsche, Audi, Seat, serta Skoda. Dengan demikian, nantinya total model kelima merek itu di pasar tereduksi dari 340 menjadi kurang dari 300 model.
Skandal manipulasi data emisi gas buang pada tahun lalu memang berefek besar pada citra dan bisnis VW Group. Meski pada April lalu mampu menjadi pabrikan terlaris dunia melampaui Toyota, VW Group telah membuang-buang 16,2 miliar Euro atau sekitar Rp243, 27 triliun untuk denda plus perbaikan 11 juta kendaraan di seluruh dunia.
Pemberhentian perakitan puluhan model membuat kompleksitas produksi VW Group yang terdiri dari 12 merek kendaraan roda empat dan roda dua berkurang. Di sisi lain, hal ini juga berkaitan dengan 'Strategi 2025' yaknj meluncurkan 30 model mobil listrik.
'Strategi 2025' dilancarkan juga demi perbaikan citra dan VW Group menegaskan telah mengalokasikan dana miliaran Euro untuk riset dan pengembangan mobil listrik plus teknologi pengemudian otonom. Disebutkan, VW Group ingin menjual hingga tiga juta mobil listrik pada 2025.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?