Suara.com - Ford pada pekan ini mengumumkan akan memproduksi armada mobil nirawak yang akan digunakan oleh perusahaan transportasi berbasis internet seperti Uber dan Lyft pada 2021.
Mark Fields, presiden dan direktur eksekutif Ford, mengatakan bahwa dekade yang akan datang adalah era mobil autokemudi dan perpindahan ke transportasi tanpa pengemudi akan mempengaruhi masyarakat, sama seperti ketika mobil mulai diproduksi masal sekitar 100 tahun lalu.
"Kami ingin memproduksi mobil autokemudi yang bisa meningkatkan keselamatan dan mengentaskan masalah sosial serta lingkungan bagi jutaan orang di dunia - bukan hanya bagi mereka yang mampu membeli mobil mewah," kata Fields dalam sebuah pidato di Silicon Valley, San Francisco, Amerika Serikat.
Untuk itu, jelas Fields pada Selasa (16/8/2016), Ford akan memperbesar fasilitas riset dan uji coba di Silicon Valley, tempat perusahaan itu mengembangkan teknologi mobil nirawaknya.
Ford berambisi menciptakan mobil yang benar-benar nirawak - tanpa setir dan pedal, bukan mobil semiautokemudi seperti milik Tesla, Audi, atau BMW.
"Ford telah mengembangkan teknologi autokemudi selama lebih dari 10 tahun," kata Raj Nair, salah satu kepala bidang teksni Ford, "Kami punya keunggulan strategis, karena memiliki kemampuan untuk memadukan peranti lunak dan teknologi sensor dengan kemampuan teknis untuk memproduksi mobil berkualitas tinggi."
Ford bilang mobil nirawak itu akan dirancang di fasilitas risetnya di Palo Alto, California dan akan dibangun secara khusus untuk layanan transportasi online berskema ride sharing.
"Dan kami akan memproduksi dalam volume besar," tegas Fields.
Fields mengatakan saat ini belum ada rencana maupun kerja sama dengan Uber atau Lyft, tetapi dia tak menutup kemungkinan untuk semua kemungkinan di masa depan.
Ford berencana menggelar uji coba mobil andalannya, 30 unit Fusion Hybrid di jalanan umum California, Arizona, dan Michigan pada tahun ini. Pada tahun depan uji coba serupa kembali digelar tetapi melibatkan 90 mobil.
Berita Terkait
-
Suzuki Menyerah dan Pilih Jual Pabrik Produksi ke Ford
-
Suzuki Terdepak, Jual Pabrik ke Ford: Imbas Gempuran Mobil China?
-
5 Parfum Sewangi Tom Ford Oud Wood yang Tahan Lama dan Jauh Lebih Murah
-
Viral Donald Trump Diduga Beri Isyarat Jari Tengah Saat Kunjungi Pabrik Ford
-
7 Rekomendasi Mobil Amerika Murah dan Awet: Harga ala Agya Sensasi Rasa Eropa
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India
-
Sudah Tahu Harga BBM Turun per 4 Februari 2026? Ini Daftar Lengkap Tarif Pertamina hingga Shell Baru