- Presiden Trump melakukan gestur provokatif kepada karyawan Ford saat kunjungan di pabrik Dearborn, Michigan, setelah dituduh serius.
- Karyawan Ford, TJ Sabula, diskors karena menuduh Presiden sebagai pelindung pelaku kejahatan seksual saat tur berlangsung.
- Kunjungan tersebut juga digunakan Trump untuk memuji Ford atas fokus kembali pada manufaktur tradisional Amerika Serikat.
Suara.com - Kunjungan resmi Presiden Donald Trump ke pabrikFord di Dearborn, Michigan, mendadak menjadi sorotan publik setelah sebuah insiden terekam kamera. Trump tertangkap kamera melakukan gestur provokatif saat menghadapi seorang karyawan Ford di tengah tur fasilitas pabrik.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Trump tampak mengucapkan kata-kata kasar dan melakukan gerakan tangan yang dianggap sebagai isyarat jari tengah. Kejadian ini berlangsung singkat sebelum ia melanjutkan peninjauan lini produksi truk Ford F-150 bersama para petinggi perusahaan.
Ketegangan bermula ketika seorang karyawan Ford sekaligus anggota serikat pekerja United Auto Workers berinisial TJ melontarkan tuduhan serius kepada Presiden. Sabula menuduh Trump sebagai pelindung pelaku kejahatan seksual, sebuah pernyataan yang memicu reaksi langsung dari Trump. Akibat tindakan tersebut, karyawan tersebut saat ini mendapat skors dari pihak Ford.
Pria berusia 40 tahun itu mengaku tidak yakin dengan masa depan pekerjaannya setelah insiden mempermalukan Trump. Namun demikian ia mengaku tidak pernah menyesal terkait apa yang telah diucapkan kepada Trump.
Sementara itu Ketua Eksekutif Ford, Bill Ford, menyayangkan insiden tersebut dan menyebutnya sebagai hal yang memalukan. Meski demikian, ia berusaha meredam suasana dengan mengatakan bahwa kejadian itu hanya enam detik dari tur satu jam.
"Secara umum semua berjalan lancar. Saya pikir dia (Trump) benar-benar menikmatinya dan kami juga," katanya dikutip Kamis (15/1/2025).
Sedangkan Gedung Putih melalui direktur komunikasi Steven Cheung memberikan pembelaan atas tindakan Presiden. "Seorang yang gila berteriak-teriak mengeluarkan kata-kata kasar dalam keadaan marah dan Presiden memberikan tanggapan yang tepat dan tegas sebagai bentuk respons atas provokasi di lokasi," katanya.
Di luar kontroversi tersebut, kunjungan Trump bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap strategi ekonomi domestik. Ia memuji Ford yang mulai mengurangi fokus pada kendaraan listrik dan kembali pada manufaktur tradisional. Trump memberikan apresiasi atas kualitas produk yang dihasilkan oleh pabrik Ford.
Trump juga menyampaikan keinginannya agar perusahaan otomotif besar tetap berproduksi di dalam negeri.
Baca Juga: Penjualan Sepeda Motor di Luar Pulau Jawa Jadi Penyelamat Industri Otomotif Nasional
"Ford benar-benar menjadi pemimpin, mereka telah melakukan pekerjaan yang hebat. Tetapi semuanya, General Motors berkinerja sangat baik, Stellantis berkinerja sangat baik, kami sangat senang tentang itu. Saya hanya ingin mereka membangun produk mereka di AS," ungkap Trump.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lindungi Publik dari Praktik Abal-abal, BNSP Sahkan Lembaga Sertifikasi Sulam Pertama di Indonesia
-
Adhyaksa FC Mulai Latihan Jelang Super League, Siap Ganti Nama dengan Identitas Kalimantan Tengah
-
Belajar dari Bear di Film Obsession: Keinginan yang Tak Pernah Terpuaskan
-
Polri Pastikan Uang Miliaran dan 74 Kg Emas Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Asli
-
BGN Era Dadan Nunggak Utang Rp1,6 Triliun Selama Tahun 2025, Waka BGN Minta Maaf
-
Pramono Izinkan ASN DKI Begadang Nonton Final Piala Dunia, Asal Kerja Jangan Kurang
-
Diangkat dari Kisah Nyata Viral, Baby Udon Tayang di Bioskop Mulai 3 September 2026
-
Texas Banjir Besar Jelang Final Piala Dunia 2026, 2 Orang Tewas
-
Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina
-
Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia? Ini 4 Rekomendasi Lokalnya