Suara.com - Pasar otomotif Indonesia yang besar membuatnya tak hanya penting bagi pabrikan kendaraan, tapi juga industri pendukungnya. Salah satunya adalah Solar Gard yang mengatakan Indonesia merupakan pasar terbesar kedua mereka di kawasan Asia.
"Cina menjadi pasar terbesar kami di Asia karena ukuran pasarnya yang besar. Setelah itu Indonesia, lalu Korea Selatan," kata Marketing Director Saint-Gobain Solar Gard Kendall Comb, Jumat (19/8/2016) di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, Tangerang, Banten.
Sayangnya, Comb tidak merincikan perbandingan pasar Cina sebagai pasar Asia nomor wahid dengan Indonesia.
Akan tetapi, dengan status Indonesia tersebut, Comb menegaskan bahwa bisnis Solar Gard di negara ini penting untuk dijaga dan dikembangkan.
"Karena itu kami telah berinvestasi besar di markas kami di San Diego, California, untuk memperbaharui teknologi kami agar bisa membuat produk kaca film sesuai kebutuhan Indonesia," jelas dia.
"Sekarang saatnya bagi kami untuk lebih menggarap pasar produk kaca film high-end," lanjutnya.
Di GIIAS 2016 sendiri Solar Gard memperkenalkan produk LX Series. General Manager Solar Gard Indonesia Troy Kurniawan menjelaskan bahwa yang pertama dibawa ke pasar Tanah Air ialah LX Series dengan Visible Light Transmittance (VLT) 20 persen dan 40 persen.
"LX Series diciptakan menggunakan Sputtering Technology yang dimiliki Solar Gard internasional. Dengan teknologi ini, kami bisa menciptakan kaca film menggunakan sembilan jenis metal berbeda," ucap Troy.
Dengan teknologi tersebut, ia mengklaim FX Series dapat meredam 95 persen sinar infra merah dari pancaran matahari.
"Harga untuk kaca depan SUV berkisar antara Rp2,5-3 juta. Untuk model lain berkisar tak jauh dari harga itu," tutup Troy.
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga