Suara.com - Salah satu model paling legendaris dari Volkswagen (VW) adalah Beetle, yang di Indonesia disebut sebagai 'VW Kodok'. Sebuah VW Kodok tercepat di dunia mampu melesat hingga 205 mil/jam (330 km/jam).
VW Kodok paling galak sejagad itu, seperti dilaporkan CNN Money pada Selasa (20/9/2016), adalah hasil modifikasi VW bersama THR Manufacturing. Adapun pemecahan rekor dilakukan pada Senin (12/9/2016) di Bonneville Salt Flats, Utah, Amerika Serikat.
Kecepatan 330 km/jam dicapai setelah VW Kodok yang dinamakan Beetle LSR itu menempuh 1 mil (1,6 km). Pada satu momen sebelum garis finis, speedometer bahkan sempat menyentuh angka 208 mil/jam (335 km/jam).
"Mobil ini sebenarnya memiliki tenaga yang cukup untuk lebih cepat lagi jika saja tak diganggu oleh butiran-butiran garam yang terdapat di jalurnya. Tapi, melihat angka 335 km/jam di speedometer sudah merupakan pengalaman yang tak akan terlupa," kata Preston Lerner, lelaki yang dipercaya VW untuk berada di balik setir kemudi.
Pemecahan rekor dunia untuk mobil tercepat, kata Juru Bicara VW Mark Gillies, memiliki sederet aturan modifikasi ketat. Banyak bagian mobil yang tak boleh diutak-atik agar mobil hasil modifikasi tak berbeda terlalu ekstrem dibandingkan versi standarnya.
Varian VW Kodok yang diambil sebagai basis adalah Beetle Turbo R-Line produksi 2014 bermesin bensin 2.0 l, empat silinder, turbocharged dengan tenaga 210hp. Demi meningkatkan gelontoran dayanya menjadi 543hp, VW dan THR Manufacturing mengganti komponen turbo, piston, poros engkol (camshaft), batang torak (connecting rod) pada mesin.
Sektor suspensi diganti pula agar ground clearance menjadi rendah. Selain itu, ada penambahan Front Air Dam supaya aliran udara dari depan mobil tak mengalir ke bawah dan membuat mobil 'melayang' di kecepatan tinggi.
Roll cage dan kursi balap dipasang di interiornya. Ban mobil standar juga diganti ban balap. Sentuhan terakhir adalah penambahan parasut di belakang mobil untuk membantunya memperlambat kecepatan setelah finish.
Rekor VW Kodok tercepat sebelumnya dipegang oleh model produksi 1955 dan telah bertahan selama 28 tahun dengan kecepatan 175 mil/jam (282 km/jam).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Percepat Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Apresiasi
-
BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah
-
Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli
-
Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional
-
Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian
-
IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100
-
BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat
-
Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun