Suara.com - Toyota dan Daihatsu mengumumkan akan membentuk sebuah perusahaan baru pada 1 Januari 2017. Merek baru ini akan khusus untuk mobil-mobil murah dan menyasar pasar berkembang seperti Indonesia dan Thailand.
Perusahaan baru yang dinamai "Emerging-market Compact Car Company" itu akan menjadi perusahaan internal. Artinya ia tak akan berdiri sendiri, tetapi akan beroperasi dan memproduksi mobil di bawah nama merek Daihatsu.
Sesuai namanya, perusahaan itu akan memproduksi mobil untuk negara berkembang seperti Indonesia dan Thailand, demikian diwartakan Autocar, Jumat (16/12/2016).
Juru bicara Toyota memastikan bahwa pihaknya dan Daihatsu akan bekerja sama untuk memproduksi mobil-mobil baru itu. Proses produksi akan memanfaatkan platform global TNGA dari Toyota. Mobil pertama dari kerja sama ini akan mulai diproduksi dalam beberapa tahun mendatang.
"Perusahaan internal baru ini bertujuan untuk membangun proses kerja yang lepas dari praktik-praktik serta aturan konvensional. Selain itu, juga untuk memperkenalkan mobil baru yang lebih kompetitif, memanfaatkan pendekatan manufaktur Daihatsu dalam memproduksi mobil murah dengan kualitas tinggi," demikian bunyi pernyataan Toyota.
Ini merupakan kerja sama kedua perusahaan sejak Daihatsu diakuisisi oleh Toyota pada awal tahun ini.
Perusahaan internal ini akan dipimpin oleh Presiden Daihatsu, Masanori Mitsui. Sementara Managing Officer Toyota, Shiya Kotera akan menjadi presiden perusahaan. Daihatsu akan bertanggung jawab atas perencanaan dan kualitas produk. Sementara perencanaan bisnis akan dikerjakan bersama Toyota.
Berita Terkait
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Terpopuler: 5 Mobil Murah 3 Baris yang Irit dan Jago Nanjak, Update Harga BBM Jelang Lebaran
-
5 Mobil Murah yang Perawatannya Mudah: Harga bak BeAT, Ada Toyota hingga Honda
-
Ongkos Operasional Mobil Keluarga Murah 1000cc: Mana yang Lebih Merakyat, Xenia atau Sigra?
-
Daihatsu Siapkan Puluhan Bengkel Siaga dan Posko Mudik Lebaran 2026 Kawal Konsumen Setia
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik
-
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran