Suara.com - Agen tunggal pemegang merek (ATPM) Mitsubishi dan Nissan di Indonesia menyatakan sudah bertemu dan membahas kolaborasi produk. Meski demikian, mereka mengklaim pertemuan tersebut belum menghasilkan keputusan apa-apa.
Nissan-Mitsubishi adalah aliansi baru di jagad otomotif dunia yang terbentuk setelah Nissan Motor Corporation merampungkan pembelian 34 persen saham Mitsubishi Motor Corporation, pada kuartal ketiga tahun lalu. Sebelumnya, Nissan juga telah menjalin aliansi dengan Renault.
Salah satu strategi yang akan dilakukan oleh aliansi Nissan-Mitsubishi adalah kerjasama produk untuk dipasarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Seperti diketahui, di Indonesia, Nissan bakal 'mencaplok' kendaraan multi purpose vehicle (MPV) Mitsubishi yang saat ini masih bernama XM Concept untuk dijadikan model baru Nissan.
Pembahasan mengenai kolaborasi produk antara kedua pihak ternyata sudah terjadi di Indonesia. Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Hisashi Ishimaki, membeberkan bahwa diskusi tersebut dilakukan oleh KTB dengan PT Nissan Motor Indonesia (NMI).
"Kami dari Mitsubishi Indonesia sudah bertemu dengan Nissan Indonesia untuk membahas ini. Tapi semuanya masih dalam tahap studi," kata Ishimaki, Senin (30/1/2017) di Bekasi, Jawa Barat.
Ishimaki mengatakan, kedua pihak sudah duduk di satu meja pada 2016. "Kami sudah bertemu tahun lalu, saat aliansi (Nissan-Mitsubishi) diumumkan," ucap dia.
Namun, Ishimaki sendiri tertutup perihal topik diskusi itu. "Belum ada keputusan apa-apa, sehingga saya tak bisa mengungkapkan konten pembicaraan tanpa adanya Nissan di sini," katanya.
Saat ditemui dalam konferensi pers Nissan GT Academy pada Januari ini di Jakarta, Wakil Presiden Direktur NMI, Davy Tuilan, sempat mengatakan bahwa mereka berharap bisa membuat lebih dari satu model dari platform Mitsubishi XM Concept. Di samping untuk membuat MPV, NMI menurutnya juga mempelajari kemungkinan membuat sport utility vehicle (SUV) berkapasitas tujuh penumpang dari platform itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?