Suara.com - Suzuki saat ini masih mengimpor secara utuh (completely built-up/CBU) model terbaru mereka, Ertiga Diesel Hybrid, dari luar negeri. Kendati begitu, pabrikan asal Jepang ini berencana merakitnya di Indonesia pada 2018 mendatang.
"Kendaraan ini (Ertiga Diesel Hybrid) diimpor CBU dari India," kata Head of Brand Development and Marketing Research 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Harold Donnel dalam acara peluncuran Ertiga Diesel Hybrid, Selasa (7/2/2017) kemarin di Jakarta.
Lebih lanjut, Direktur Pemasaran 4W SIS Donny Saputra menegaskan bahwa Suzuki sedang mempersiapkan diri untuk memproduksi Ertiga Diesel Hybrid di Indonesia.
"Mulai 2018. Ini sudah bukan studi, tapi rencana" ucapnya kepada Suara.com.
Donny mengungkapkan, lokalisasi produksi Ertiga Diesel Hybrid sudah merupakan rencana dan bukan studi lagi. Tidak perlu pula kuantitas penjualan minimum untuk dapat diproduksi karena Indonesia sebelumnya sudah menjadi basis produksi Ertiga.
Terlebih, ia meyakini produk tersebut bakal diterima dengan baik dan mencapai target penjualan 6.400 unit.
"Sebelum meluncurkan produk, kami selalu melakukan studi kebutuhan konsumen. Yang kami tawarkan ini (Ertiga Diesel Hybrid) melebihi ekspektasi konsumen," tutur dia.
"Kami tahu produk-produk di kelas low multi purpose vehicle (yang menjadi kelas Ertiga) masih bermain di di arah desain dan lain sebagainya. Saat ini kami tawarkan terobosan," sambung Donny.
Ertiga Diesel Hybrid sendiri dijual dengan harga Rp219,5 juta on the road Jakarta. Kendaraan ini memiliki mesin diesel D13A DOHC turbocharged VGT Diesel Direct Injection System (DDiS) berdaya 89ps di 4.000 rpm plus torsi 200 Nm di 1.750 rpm.
Baca Juga: Apple Segera Punya Markas Baru Berbentuk 'Cincin Raksasa'
Keunggulan utama yang membedakan Suzuki Ertiga Diesel Hybrid dari para kompetitor ialah teknologi hibrida murah bernama Smart Hybrid Vehicle Suzuki (SHVS) di mesinnya yang mendongkrak performa serta keiritan BBM hingga 22,6 km/l menurut tes dari Balai Teknologi Termodinamika Motor dan Propulsi. Komponen kunci dari SHVS ialah Integrated Starter Generator (ISG), mampu menyalurkan energi gerak dari roda saat mobil terdeselerasi ke aki 12V 70 Ah.
Energi listrik dari aki berkapasitas besar ini kemudian didistribusikan oleh ISG untuk membantu kerja mesin saat berakselerasi. ISG juga bertugas menonaktifkan dan menyalakan mesin saat mesin dalam keadaan idle
Peluncuran Ertiga Diesel Hybrid diikuti media test drive pada 7-8 Februari dengan rute Jakarta-Bogor-Jakarta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Pengakuan Jujur Bos Ford Usai Jajal Pikap Listrik BYD Shark 6, Akui Kompetitif Tapi...
-
Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol
-
Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran