Suara.com - Proyek mobil pedesaan yang saat ini sedang digodok oleh pemerintah rupanya juga membuat dua pemain besar di industri otomotif, Toyota dan Daihatsu, tertarik. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengatakan bahwa dua pabrikan ini menyatakan tertarik untuk ikut menggarap.
"Toyota dan Daihatsu baru berniat dan menyatakan tertarik. Tapi belum pasti," kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan, Jumat (10/2/2017) di Jakarta.
Putu berbicara saat ditemui Suara.com pascamenghadiri seremoni dimulainya perakitan lokal ponsel pintar Xiaomi bertajuk 'Kami Buatan Indonesia'.
Lebih lanjut, Putu menjelaskan bahwa jika Toyota serta Daihatsu mau membantu perkembangan proyek mobil pedesaan, pemerintah dengan senang hati menerima. Saat ini, Kemenperin sedang menyiapkan skema peran pabrikan roda empat raksasa asal Jepang itu di dalam proyek mobil pedesaan.
"Karena di kendaraan ada bagian yang noncritical, ada yg critical. Yang critical nanti kami alokasikan khusus untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)," tutur Putu.
Mobil pedesaan sendiri ditargetkan meluncur pada Agustus mendatang. Kendaraan ini memiliki spesifikasi mesin 600 cc dengan harga jual yang dipatok di Rp60 juta.
Saat ini, Kemenperin telah memiliki prototipe mobil pedesaan yang telah dites hingga lebih dari 100.000 km. Kemenperin, bekerja sama dengan Insitut Otomotif Indonesia (IOI), juga melibatkan perguruan-perguruan tinggi nasional dalam kontes desain mobil pedesaan.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, saat dijumpai Suara.com beberapa waktu lalu di Wanaherang, Bogor, mengatakan bahwa pemerintah membuka peluang bagi produsen kendaraan lokal maupun asing untuk berkontribusi di proyek mobil pedesaan. Akan tetapi, kontrol akan dilakukan oleh Kemenperin, dengan peran-peran tertentu bagi industri lokal.
Berita Terkait
-
Penggugat Jokowi Ungkap Fakta Mengejutkan yang Ditutupi Setelah Beli Esemka
-
Pria yang Gugat Jokowi karena Esemka Akhirnya Beli Mobilnya Sendiri, Apa yang Terjadi?
-
Roy Suryo Ungkap Kekecewaan: Merasa Bawa Jokowi ke Nasional, Kini Sesalkan Janji Mobil SMK
-
Roy Suryo Bongkar Habis Proyek Mobil SMK Jokowi: Janji Palsu dan Tunggangan Politik?
-
Jokowi Siap 'Bertarung' di Pengadilan, Gugatan Esemka Jadi Sorotan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi