Suara.com - LaFerrari bisa dikatakan adalah hypercar tercepat dan terganas yang dimiliki oleh Ferrari saat ini. Kini, penerus LaFerrari dinyatakan bakal muncul sebelum 2022.
Chief Technology Officer Ferrari, Michael Leiters, seperti diwartakan laman Autocar pada Senin (8/5/2017), mengungkapkan bahwa pabrikan asal Italia tersebut sebentar lagi akan mulai mengerjakan sang penerus LaFerrari. Hal itu dilakukan setelah mereka kelar memperbarui strategi perencanaan produk jangka menengah, juga riset dan pengembangan yang sedang dilakukan saat ini.
"Saat kami sudah mendefinisikan roadmap baru kami untuk teknologi dan inovasi, kami selanjutnya akan melihat pada model pengganti LaFerrari," kata Leiters.
Roadmap Ferrari sendiri, lanjut dia, diperkirakan selesai dalam enam bulan. Oleh karena itu, ia memperkirakan bahwa suksesor LaFerrari kemungkinan bisa diwujudkan sebelum 2022.
"Tebakan saya, hypercar edisi terbatas itu bisa terjadi sekitar tiga hingga selambat-lambatnya lima tahun dari sekarang. Rencana kami juga adalah memastikan teknologi yang digunakan di hypercar selanjutnya akan bisa diturunkan pula di lini model yang lain," papar dia.
Leiters sendiri belum bisa mendefinisikan seperti apa hypercar yang lebih hebat dari LaFerrari. Akan tetapi, ia memastikan bahwa hypercar itu tidak akan menggunakan mesin mobil balap Formula One (F1).
"Model F50 kami sudah menggunakan mesin F1. Tapi di situ banyak bagian yang harus diubah," tegas dia.
LaFerrari sendiri cuma dibuat sebanyak 499 unit. Dapur pacunya memadukan mesin bensin 6.262 cc V12 yang memproduksi tenaga 800cv dengan motor listrik yang mengeluarkan daya 163cv. Total tenaga yang dihasilkan dari teknologi hibrida Ferrari ini adalah 960cv.
Akselerasi 0-100 km/jam bisa digapai LaFerrari dalam waktu di bawah 3 detik, dengan kecepatan 0-200 km/jam disentuh sebelum 7 detik. Sementara itu, kecepatan puncaknya lebih dari 350 km/jam.
Ferrari juga membuat versi atap terbukanya yang diberi nama LaFerrari Aperta dan hanya dibuat sebanyak 200-an unit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?
-
Harga Mobil Honda Terbaru Februari 2026: Harga BR-V Termurah Berapaan?