Suara.com - Kemacetan merupakan salah satu masalah pelik yang terjadi di kota-kota besar. Pemakaian kendaraan pribadi yang tidak efisien disinyalir menjadi salah satu penyebab utamanya.
Menjawab permasalah tersebut, AlphaBeta mengadakan sebuah studi terkait manfaat 'Mobilitas Bersama'. Penelitian itu dilakukan di 33 kota besar di Indonesia.
"Mobilitas bersama dapat membantu sebuah kota untuk bertransformasi ke arah lebih baik," ungkap Fraser Thompson, Direktur AlphaBeta di Jakarta, Rabu (31/5/2017).
Mobilitas bersama merupakan penggunaan berbagai moda transportasi yang digunakan secara bersama-sama. Penggunaan moda transportasi bersama bisa berbentuk layanan ridesharing (online) maupun kendaraan umum.
Penelitian tersebut menyebutkan, gerakan mobilitas bersama dapat menurunkan biaya waktu yang terkait penjalanan (komutasi) sebesar Rp138 triliun di 2020.
"Hal ini dapat dicapai dengan tiga hal, yaitu perjalanan yang lebih efisien, waktu yang dihemat dari pencarian tempat parkir, dan mendorong konsep nebeng di perkotaan," lanjutnya.
Selain dari segi ekonomi, mobilitas bersama dapat meningkatkan kualitas lingkungan. Pasalnya, jumlah kendaraan di jalan-jalan akan berkurang.
"Mobilitas bersama dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, dan polusi udara di kota-kota di Indonesia. Jika mobilitas bersama diaktifkan, maka emisi gas CO2 dapat berkurang 159 ribu mega ton di 2020," tandasnya.
Ke depan, dia berharap pemerintah Indonesia menaruh perhatian khusus terhadap masalah transportasi. Pasalnya, masalah transportasi yang tidak ditangani serius akan menimbulkan masalah di berbagai bidang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Trio Mobil Turbo Termurah Cocok untuk Mahasiswa: Bertenaga, Irit, tapi Jangan Coba Isi Pertalite
-
Panduan Pemula sebelum Beli Raize dan Rocky Bekas: Cek Dulu Kesehatan Turbonya
-
Kia Sonet Hadir dengan Harga Baru: Honda HR-V, WR-V hingga Toyota Raize Kena Hantam Telak
-
Harga Beda Tipis, Mending Kia Carens atau Honda BR-V untuk Jadi Mobil Keluarga?
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?
-
Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?
-
Sekali Muncul Langsung Bawa 2 Model, Suzuki Siap Acak-acak Pasar NMAX dan PCX di Indonesia
-
Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?