Suara.com - Jeep membeberkan bahwa mereka saat ini berusaha mendatangkan sport utility vehicle (SUV) teranyar mereka, Compass, pada Agustus mendatang. Bisa atau tidaknya pesaing Honda CR-V ini meluncur pada Agustus juga menentukan jadi-tidaknya Jeep ikut Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.
Jeep menjadi salah satu dari dua pabrikan yang masih didekati oleh organisator GIIAS 2017. GIIAS 2017 sendiri bakal berlangsung pada 10-20 Agustus di Indonesia Convention Exhibition, Serpong, Tangerang.
"(Kepastian) kami di GIIAS 2017 masih, tentatif, tunggu Compass. Kalau belum bisa hadir, kita tak akan ikut di GIIAS. Kita hanya akan ikut saat produk baru siap diluncurkan," kata Chief Executive Officer PT. Garansindo Inter Global Muhammad Al Abdullah, beberapa waktu lalu di Jakarta.
Meski bulan kedatangan Compass masihlah belum pasti, Muhammad memastikan model ini diboyong ke Indonesia pada semeter kedua. "Kemungkinan besar disuplai dari India," ucap dia.
Impor dari India, menurut Muhammad, bakal menguntungkan dari sisi profitabilitas dan pemosisian harga. Pasalnya, Indonesia dan India memiliki perjanjian perdagangan bebas.
"Mudah-mudahan Compass ini akan menjadi volume maker Jeep di Indonesia," harapnya.
Compass menjalani debut dunianya melalui Los Angeles Auto Show 2016. Debut Eropanya terlaksana di Geneva Motor Show 2017, Maret kemarin.
Compass sendiri menjadi model Jeep pertama yang nantinya dirakit di India. Peluncurannya sendiri di Negeri Hindustan bakal terjadi pada kuartal ketiga, antara Juli sampai September.
Di pasar India, Compass, berdasarkan keterangan yang dikutip dari Indian Autos Blog, tersedia dalam dua pilihan mesin. Yang pertama ialah mesin bensin 1.4-litre turbocharged berdaya 160hp dan torsi 250 Nm.
Baca Juga: Dodge dan Jeep Belum Pastikan Unjuk Gigi dalam GIIAS 2017
Ada pula mesin diesel 2.0 l turbocharged Multijet bertenaga 170hp serta torsi 350 Nm.
Compass diklaim akan punya puluhan fitur keamanan. Di antaranya ialah airbags, Electronic Stability Control, Hill Start Assist, Electronic Rollover Mitigation and Traction Control.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Bisakah Mesin Diesel Tua Pakai B50? Ini yang Harus Dipertimbangkan
-
Apakah Daya 450 VA Bisa untuk Charge Motor Listik? Ini Solusi Supaya Tidak 'Jeglek'
-
5 Rekomendasi Sepeda Listrik Murah dan Awet, Kuat di Tanjakan buat Harian
-
6 Trik Mengatur Kecepatan Sepeda Listrik agar Baterai Awet Seharian
-
4 Cara Menghilangkan Jamur di Kaca Sunroof yang Membandel, Kembali Kinclong Modal Murah
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Maxdecal Foodie Sasar UMKM Kuliner Indonesia Timur Bareng Pasutri Touring
-
5 Rekomendasi Unicycle Murah untuk Berangkat Kerja, Jarak Tempuh Mulai 20 Km
-
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru
-
5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR