Suara.com - Suzuki meluncurkan Jimny di Indonesia dengan kuota hanya 88 unit. Diimpor langsung dari Jepang.
Pabrikan ini mengklaim, ke-88 unit Jimny tersebut memiliki spesifikasi spesial yang tak akan ditemukan di negara mana pun di dunia.
Jimny diluncurkan pada hari ketiga Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Serpong, Tangerang, pada Sabtu (12/8/2017).
Sport utility vehicle (SUV) ikonik yang dijual dengan harga Rp285 juta on the road Jakarta ini tak hanya didatangkan dalam jumlah terbatas.
Ada perbedaan lain yang tak bakal ada di Jimny yang ada belahan dunia lain.
Perbedaan itu ada di pilihan warnanya. "Warna hitam dan putih Jimny yang kita datangkan ke Indonesia, cuma ada di Indonesia. Tak ada di negara lain," klaim Direktur Pemasaran PT. Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, dalam konferensi pers peluncuran.
Diferensiasi tersebut dilakukan karena Jimny, sebelum diluncurkan secara resmi oleh Suzuki, juga telah bisa didatangkan ke Indonesia melalui importir umum. Selain warnanya yang dikhususkan, ada perbedaan lain antara Jimny yang resmi dijual Suzuki dengan yang ditawarkan importir umum.
"Ada beberapa modifikasi yang kita lakukan, baik di mesin maupun di ruang bakar untuk adopsi kondisi bensin dan kontur jalan di sini," ujarnya.
Hal tersebut membuat ke-88 Jimny ini mampu menenggak bensin dengan RON 88, sedangkan Jimny dari importir umum cuma bisa bensin RON 92. Rasio transmisinya pun disetel ulang agar lebih mumpuni.
Baca Juga: Suzuki Luncurkan 88 Unit Jimny di Indonesia, Inden Sudah 205 Unit
Ke-88 Jimny itu juga bakal disertai sertifikat kepemilikan. "Di sertifikat akan kami cantumkan nomor rangka, nomor mesin, dan nama," papar Donny.
Seluruh unit Jimny yang disediakan Suzuki, sayangnya, sudah habis dipesan.
Bahkan, jumlah inden sejak Juli hingga hari peluncuran diklaim sudah mencapai 205 unit. Suzuki sampai harus melakukan verifikasi karena ada yang memesan lebih dari satu unit.
Jimny dimodali mesin bensin 1.328 cc, DOHC, 16 katup berdaya 82ps di 5.500 rpm serta torsi 110 Nm di 4.500 rpm. Mesinnya dipadukan dengan transmisi otomatis empat percepatan.
Sistem penggerak empat rodanya, baik yang standar maupun yang low gear bisa diaktifkan hanya dengan menekan tombol.
Ground clearance Jimny bertinggi 190 mm dengan suspensi depan serta belakang 3-link rigid axle with coil spring.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Apa Kepanjangan Tol Cipali Sebenarnya? Jalan yang Sering Dilewati Saat Mudik Lebaran 2026
-
3 Mobil Bekas Muat 8 Orang Buat Mudik Lebaran 2026 Cuma Rp 50 Jutaan, Cukup Mewah dan Anti Pegal
-
Pesona Fortuner 4.000cc yang Tampil Gagah, Segini Harganya
-
Yamaha Fazzio Resmi Diekspor ke Jepang, Harganya Bikin Melongo Nyaris Setara Nmax
-
Berapa Tarif Tol Trans Jawa Tujuan Semarang, Yogyakarta, Hingga Surabaya Selama Lebaran 2026?
-
Daftar Lengkap Kontak Darurat Jalan Tol Trans Jawa, Mudik Asyik tanpa Perlu Panik
-
War Tiket Ludes Hitungan Detik, MBBH 2026 Rute Jogja Paling Dicari Pemudik di Lebaran 2026
-
Ini Daftar Rest Area Trans Jawa dengan Charging Station Mobil Listrik Tercepat
-
Ini Rest Area di Jalur Trans Jawa yang Memiliki SPKLU Mobil Listrik Tercepat
-
Berapa Estimasi Saldo E-Toll untuk Perjalanan Jakarta ke Malang?