Suara.com - Segmen kendaraan sekelas Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, dan Honda Mobilio, tampaknya belum dianggap sesak meski kini punya dua 'pemain baru' yaitu Mitsubishi Xpander, serta Wuling Confero. Masih ada satu lagi LMPV baru dari Nissan yang akan hadir dan diklaim bakal sangat berbeda dari para pesaingnya.
Avanza, Xenia, Ertiga, hingga Xpander dan Confero bertarung di segmen bernama low multi purpose vehicle (LMPV) yang masih menjadi segmen terfavorit konsumen Indonesia. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia saja, pasar LMPV berkontribusi 23,21 persen dari total penjualan mobil nasional periode Januari-Juli lewat volume 143.650 unit.
Nissan yang sedang menyusun strategi untuk mendorong penjualan mereka di pasar otomotif Tanah Air, sudah memastikan sejak awal tahun ini bahwa mereka bakal merilis LMPV baru, dengan waktu peluncuran yang masih dirahasiakan.
General Manager Strategi Pemasaran PT. Nissan Motor Indonesia, Budi Nur Mukmin, mengklaim bahwa LMPV mereka nantinya bakal terlihat berbeda dibanding pemain lama seperti Avanza dan Xenia. Bahkan, LMPV Nissan juga diklaim terlihat berbeda dari Xpander, walaupun keduanya akan berbagi platform dan bahkan diproduksi di pabrik Mitsubishi di Cikarang, Bekasi.
Nissan dan Mitsubishi memang menjadi aliansi, setelah Nissan Motor Corporation mengakuisisi 34 persen saham Mitsubishi Motor Corporation pada akhir 2016. Hal ini memungkinkan mereka saling berbagi platform, juga bekerja sama dalam bidang logistik, pembelian komponen, dan produksi.
Xpander sendiri baru diluncurkan pada 10 Agustus melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Xpander mengaspal tak lama setelah pabrikan Cina Wuling merilis Confero di 2 Agustus.
Xpander, hingga 24 Agustus 2017, sudah membukukan pemesanan 11.521 unit.
"Kalau melihat produk-produk aliansi yang sudah pernah kami bikin, Nissan itu tak pernah buat produk aliansi yang sama. Pasti akan ada diferensiasi. Saya pikir secara direksi desain, Nissan dan Mitsubishi juga tak sama. Kami punya direksi sendiri," ucap Budi ketika ditemui pada akhir pekan lalu di Jakarta.
Sayangnya, Budi belum bersedia membocorkan perihal diferensiasi LMPV Nissan kelak dibanding para kompetitornya. Satu yang pasti, sambung dia, bakal ada selipan fitur 'Nissan Intelligent Mobility' di dalamnya.
Adapun persiapan untuk menghadirkan LMPV baru Nissan dikatakan Budi "sudah sangat matang", dengan waktu peluncuran yang "dalam jangka waktu tak lama."
Budi lalu mengatakan bahwa melalui LMPV anyar itu nanti, Nissan ingin mengulang kesuksesan yang mirip dengan saat mereka meluncurkan Grand Livina pada 2007. Grand Livina merupakan LMPV lawas Nissan yang sering dikatakan oleh Budi bahwa model ini sudah naik kelas dan tak bisa lagi dikategorikan di segmen itu.
"Kami pernah sampai ke pangsa pasar 6-7 persen di pasar mobil nasional setelah kami meluncurkan Grand Livina pada 2007. Memang, waktu itu tak langsung sampai di sana, tapi bertahap. Kami ingin kembali ke sana," ungkap Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya