Suara.com - Bersamaan dengan peluncuran dua varian New Vespa GTS di Indonesia pada Selasa (26/9/2017), diluncurkan pula Piaggio MP3 500 Business. Jika harga varian termahal New GTS adalah Rp109 juta on the road Jakarta, banderol MP3 500 Business mencapai lebih dari dua kali lipatnya.
Sama seperti New GTS yang merupakan model tertinggi (flagship model) dari Vespa, MP3 500 Business juga adalah model termewah dari Piaggio.
"MP3 adalah skuter roda tiga pertama di dunia. Motor ini adalah pionir untuk standar keamanan dan pengalaman berkendara yang baru untuk sebuah sepeda motor," kata Presiden Direktur PT. Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega, dalam acara peluncuran di Jakarta.
"Harga MP3 500 Business adalah Rp280 juta on the road Jakarta," lanjut La Diega.
MP3 500 Business, sebagai model termewah Piaggio dengan mesin yang membuat masuk kategori motor besar, memiliki segudang fitur terkini yang canggih. Di antaranya ialah sistem kontrol mesin 'Ride-by-Wire' dengan dua mode pengendaraan.
"Mode pertama adalah mode standar, dan mode kedua ialah mode 'Eco'," jelas La Diega.
Ada pula Adjustable Wind Shield, Anti-lock Braking System (ABS), Anti Slippery Regulator Control, dan Piaggio Multimedia Platform (PMP). Dengan PMP, MP3 500 Business bisa disinkronisasikan dengan ponsel pintar iOS maupun Android.
Namun, fitur tercanggih yang memberikan kenyamanan Electric Front Suspension Brake (sistem pengunci suspensi depan) yang membuat MP3 500 Business dapat berdiri tegak tanpa perlu ditopang kaki atau pun standar samping maupun tengah. "Anda tinggal memencet tombol," ujar La Diega sambil menunjuk sebuaj tombol di setang sebelah kanan.
Di luar itu semua, masih ada fitur-fitur semisal lampu depan LED, Electronic Anti-theft System, Bike Finder, pelek ban 13 inchi.
Baca Juga: New Vespa GTS 150 cc dan 300 cc Hadir, Harga Tertinggi Rp109 Juta
Dapur pacu MP3 500 digawangi mesin 500 cc, satu silinder, empat langkah, empat katup, berpendingin cairan, sistem injeksi berdaya 28,5 kW plus torsi 45,5 Nm. Mesinnya sudah memenuhi standar emisi gas buang EURO 4 sehingga harus diisi bensin RON 92. Berikut tampilannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik
-
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran