Suara.com - Untuk semua manfaat yang ditawarkan kendaraan listrik, mereka memiliki beberapa kekurangan, terutama bagi petugas pemadam kebakaran.
Tidak seperti kendaraan bertenaga bensin dan diesel, jauh lebih sulit memadamkan api EV. Hal ini mendorong pabrikan pembuat mobil, seperti Tesla membuat panduan tanggap darurat jika mobil mereka terbakar.
Awal pekan ini, panduan Tesla diuji saat Tesla Model S jatuh dan terbakar di wilayah Tyrol Austria. Secara total, usaha yang dibutuhkan 35 orang dan lima kendaraan sebelum api terkendali dengan aman dan padam.
Dalam siaran persnya, organisasi pemadam kebakaran relawan mengatakan, sulit menghentikan bencana itu.
"Pemadam kebakaran, yang hanya bisa dilakukan di bawah perlindungan pernafasan yang parah, mengalami kesulitan karena kendaraan berulang kali terbakar. Baru setelah memotong catu daya dari baterai berkinerja tinggi itu akhirnya bisa memadamkan api. Karena baterai lithium digunakan, pabrikan menganjurkan agar kendaraan diparkir di 'karantina' selama 48 jam, sehingga tidak ada api baru yang bisa pecah," tulis siaran pers tersebut.
Salah satu bagian penting dalam mengatasi Tesla yang terbakar adalah dengan memotong Titik Pemutus Responder Api. Kabel ini bisa diakses baik melalui bagasi maupun di pilar belakang dan mematikan sistem tegangan tinggi dan kantung udara. [Carscoops]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sekali Muncul Langsung Bawa 2 Model, Suzuki Siap Acak-acak Pasar NMAX dan PCX di Indonesia
-
Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
-
Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga
-
Tak Dijemput Maung Garuda, Ini Dia Mobil Berpelat 'Indonesia' di Pulau Miangas yang Dipakai Prabowo
-
Dana 'Cekak' tapi Badak: SUV Penggerak Belakang Ini Tawarkan AC Dingin Sampai Belakang
-
Pesona Saingan Honda PCX Murah, Punya Dek Rata Super Mewah Bisa Buat Bawa Koper
-
Jadwal Lengkap ARRC Buriram 2026 Pekan Ini: Pembuktian Nyali Andalan Baru Garuda