Suara.com - BMW Motorrad melihat kuatnya ekonomi Indonesia membuat pasar motor besar, yang biasa disebut motor 'gede' atau moge, di negeri ini sangat potensial. Pabrikan roda dua asal Jerman itu bakal memanfaatkan lini produknya yang luas untuk menggaet pembeli motor pemula.
BMW Motorrad, sejak 2015, didistribusikan secara resmi oleh PT. Maxindo Moto Nusantara Indonesia. Karena itu, mereka mengakui bahwa merek BMW Motorrad merupakan 'pemain' yang relatif baru di pasar moge Tanah Air jika dibandingkan merek-merek lain semisal Harley-Davidson atau Ducati.
"BMW Motorrad dulu tidak punya 'payung' yang konsisten. Baru sekarang BMW Motorrad bisa lakukan aktivitas pemasaran dan penjualan seperti yang seharusnya di Indonesia," kata Chief Executive Officer BMW Motorrad Indonesia, Joe Frans, ketika ditemui Suara.com pada Selasa (24/10/2017) malam di Jakarta seusai peluncuran R NineT Urban G/S dan K 1600 B.
Sejak ditangani oleh Maxindo Moto dua tahun lalu, pemasaran dan penjualan BMW Motorrad diakui baru di Jakarta dan sekitarnya. Namun, Joe menekankan bahwa potensi pasar moge di Indonesia cukup menggiurkan.
"Kami melihat ekonomi Indonesia dari tahun ke tahun semakin bertumbuh, jadi makin banyak konsumen di segmen C D E naik ke B, A, bahkan A+. Dengan begitu, kemampuan masyarakat beli kendaraan mewah semakin tinggi," paparnya.
"Ditambah lagi program Pak Presiden Joko Widodo untuk memperbaiki infrastruktur dalam negeri sehingga moge akan jauh lebih nyaman bepergian bahkan untuk keliling Indonesia," lanjutnya.
Sayangnya, Joe tidak menyebutkan perkiraan pasar moge di Indonesia saat ini karena ketiadaan data resmi penjualan moge di Nusantara. Data internal BMW Indonesia sendiri tak bersedia ia ungkapkan.
"Kalau dilihat merek-merek moge lain yang cukup antusias lakukan penjualan di Indonesia, saya pikir kami harus lakukan hal sama," jawab Joe singkat ketika diminta Suara.com mengelaborasi lebih lanjut mengenai besar pasar moge di Indonesia.
Berbicara strategi, ia menjelaskan bahwa BMW Motorrad akan berfokus salah satunya pada motor-motor di segmen adventure yang ia klaim memang menjadi kekuatan pabrikan ini. Selain itu, rentang produk BMW yang memiliki 'kuda besi' 300 cc yang relatif murah juga akan dimanfaatkan untuk menggaet pembeli moge pemula.
Baca Juga: BMW Motorrad Akan Boyong Moge Termurahnya ke Indonesia di 2018
"Kalau dilihat segmentasi (BMW Motorrad) luas, ada yang 300 cc dan di atasnya," tukasnya.
Saat ini, model entry level BMW Motorrad di Indonesia ialah naked bike G 310 R yang dijual dengan harga di kisaran Rp100-an juta. Joe mengakui, model ini merupakan tulang punggung penjualan mereka saat ini di Indonesia sejak diluncurkan pada April kemarin.
Pada awal tahun depan, BMW Motorrad akan merilis 'saudara' G 310 R yaitu G 310 G/S untuk menjadi model terfavorit baru di pasar Indonesia.
Selain model-model 300 cc, tentu saja BMW Motorrad juga telah menawarkan model-model lain yang lebih mahal. Tahun ini saja, mereka merilis R NineT Racer, R 1200 GS Rallye, R NineT Urban G/S, dan K 1600 B.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza