Suara.com - Tren otomotif global yang mengarah pada mobil listrik akhirnya membuat Toyota lebih menyeriusi teknologi ini mulai setahun-dua tahun belakangan. Namun, salah satu pabrikan terbesar dunia asal Jepang ini mengaku masih belum meninggalkan riset dan pengembangan mobil hidrogen yang sebelumnya menjadi fokus mereka.
Toyota awalnya memang menganggap mobil hidrogen dan mobil hibrida lebih memiliki potensi untuk tumbuh di masa depan ketimbang mobil listrik murni. Meski begitu, arah kebijakan pasar-pasar otomotif besar dunia, salah satunya Cina, yang lebih berpihak pada mobil listrik membuat Toyota 'goyah' juga.
Pabrikan ini mengejutkan dunia otomotif ketika tahun lalu mengumumkan rencana memperkenalkan mobil listrik di masa mendatang dan menyiapkan dana riset besar untuk mobil listrik.
Meski demikian, Executive Vice President Toyota Motor Corporation, Didier Leroy, seperti diwartakan Reuters pada Rabu (25/10/2017), mengatakan bahwa Toyota tetap melanjutkan riset dan pengembangan terhadap mobil hidrogen. Leroy, di tengah-tengah penyelenggaraan Tokyo Motor Show 2017, bahkan menyatakan kalau Toyota berambisi menjadi yang terdepan dalam pengembangan pasar mobil hidrogen kelak.
Hal ini, menurut dia, tecermin dari langkah Toyota memperkenalkan dua mobil hidrogen konsep di Tokyo Motor Show 2017. Salah satunya ialah mobil konsep Fine-Comfort Ride berkapasitas enam penumpang dan berjarak tempuh 1.000 km.
Di saat bersamaan, Toyota kini sedang mengembangkan baterai mobil listrik berteknologi termutakhir. Baterai ini mengandung material solid yang berbeda dengan baterai ion lithium yang mengandung material cair di mobil-mobil listrik saat ini.
"Kami yakin baterai solid kami akan menjadi 'game changer' di pasar mobil listrik karena jarak tempuh yang akan meningkat drastis," ucap Leroy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Bukan Sekadar Mobil Pikap Ternyata Isuzu Traga Bisa Disulap Jadi Bus Penumpang
-
Terpopuler: CR-V Bekas Tahun ke Tahun, MPV Baru Suzuki Setara Voxy
-
Spesifikasi Honda CR-V dan Harga Bekas Tahun ke Tahun, Begini Plus Minusnya Menurut Pakar
-
Belum Pernah Untung Sejak Berdiri, VinFast Jual Pabrik di Vietnam
-
Adu Harga dan Fitur Suzuki Fronx vs Honda WR-V vs Kia Sonet, Mending Mana?
-
Masalah Airbag Honda Seret Hampir Satu Juta Unit Mobil, Civic Sampai CR-V Masuk Daftar
-
Harga Motor Honda Ini Meroket Nyaris Rp36 Juta Sejak Rilis Perdana, Masih Worth It untuk Dibeli?
-
Kenalan sama MPV Mewah Terbaru Suzuki Landy: Gengsi Sekelas Voxy, Harga ala Innova
-
Induk TikTok Mulai Garap Otak Mobil Listrik Lewat Kolaborasi dengan Seres Group
-
Eks Rider MotoGP Puji Aksi Veda Ega Pratama di Sirkuit Mugello: Balapan Sangat Kacau