Suara.com - Raksasa otomotif Cina Geely memasang target ambisius untuk menyaingi Ferrari melalui Lotus, merek mobil sport yang sebagian besar sahamnya baru mereka akuisisi dari perusahaan otomotif Malaysia.
Geely, seperti diwartakan Carscoops pada akhir pekan lalu, mengumumkan rencana untuk membawa Lotus kembali ke level yang sama dengan Ferrari. Pernyataan ini dilontarkan hanya dalam hitungan bulan setelah mereka menyelesaikan pembelian Lotus.
"Kami sedang membuat rencana. Kami ingin membawa kembali 'warisan' Lotus untuk menjadi salah satu yang terdepan di segmen mobil sport mewah," kata Presiden dan Chief Executive Officer Zhejiang Geely Holding Group, Cong Hui An.
Menurut dia, Lotus dahulu memiliki kepopuleran yang sama dengan Ferrari dan Porsche.
"Jadi, kami perlu membawa Lotus kembali ke level itu lagi," lanjut Cong Hui An.
Geely sendiri sedang bergerak secara agresif di pasar otomotif global. Setelah membeli Volvo secara penuh pada 2010, Geely pada tahun ini mengakuisisi 49,9 persen saham pabrikan Malaysia, Proton, plus 51 persen saham pabrikan mobil sport asal Inggris, Lotus.
Nilai pembelian sebagian saham Proton dan Lotus mencapai 235 juta dollar AS (Rp3,17 triliun).
Dengan memanfaatkan sumber daya teknologi Lotus serta Volvo, Geely lalu menciptakan merek baru Lynk & Co yang baru saja memulai penjualan di Cina pada akhir November. Berbekal sport utility vehicle (SUV) 01. Lynk & Co juga berencana berekspansi ke Eropa dan Amerika pada 2019 dan 2020.
Belum puas dengan itu, pada 2017 ini Geely juga membeli secara penuh perusahaan rintisan (start-up) pembuat mobil terbang asal AS, Terrafugia. Geely sempat pula menawar 3-5 persen saham Daimler, namun ditolak mentah-mentah.
Lotus sendiri saat ini dikabarkan bersiap untuk meluncurkan SUV pertama mereka yang akan menggunakan platform sama dengan Volvo XC40 dan Lynk & Co 01.
Berita Terkait
-
2 Pemain Timnas Indonesia yang Tak Diberi Kesempatan John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Ferrari Testarossa Berubah Jadi Supercar 6 Roda, Tenaganya Tembus 1.200 HP!
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi
-
Begini Wujud Mobil Ferrari yang Dirancang Desainer Apple, Cakep atau Skip?
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?