Suara.com - Yamaha menerangkan bahwa telah terjadi pergeseran segmen konsumen Nmax di Indonesia. Konsumen Nmax yang awalnya kelas menengah ke atas kini juga sudah diisi kelas menengah ke bawah dengan berbagai gender dan usia.
Nmax diluncurkan pertama kali di Indonesia pada 2015. Senior General Manager Pemasaran PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Hendri Wijaya, mengatakan, pada awalnya kebanyakan pembeli Nmax merupakan konsumen mobil yang ingin memiliki motor.
"Orang (konsumen) mobil, kan, kalau pakai motor yang terlalu 'ke bawah' gengsi. Mereka akhirnya membeli ini (Nmax) jadi tetap enak tapi gengsi tetap terjaga," papar dia di sela-sela peluncuran Nmax versi 2018, Sabtu (9/12/2017) di Sentul, Bogor.
Namun, dua tahun hadir di pasar roda dua Tanah Air, Yamaha melihat segmen konsumen Nmax makin melebar.
"Dengan respons masyarakat yang begitu positif, motor ini sudah sampai 'kemana-mana'. Emak-emak pakai, anak muda pakai, orang kebanyakan pakai. Jadi, Nmax sudah seperti sejuta umat sekarang. Saya juga agak susah kalau bicara segmennya. Segmen menengah dan menengah ke bawah sudah mulai masuk juga," paparnya.
Meski begitu, ia menjelaskan, rata-rata konsumen Nmax tetaplah kelas menengah ke atas.
Nmax, menurut Hendri, sudah terjual di Indonesia sebanyak 560 ribu unit sejak 2015 hingga Oktober 2017. Skuter otomatis 155 cc yang dirakit di Indonesia ini juga diekspor ke berbagai negara dan telah menyentuh 140 ribu unit hingga Oktober tahun ini.
Nmax versi 2018 sendiri memiliki target penjualan yang sama dengan yang sebelumnya yakni 25-30 ribu per bulan. Selain karena Nmax versi 2018 cuma minor change, daya beli pasar yang belum menjadi penyebabnya.
Apalagi, segmen konsumen Nmax sudah lebih variatif. "Dari sisi minat luar biasa masalahnya sekarang tinggal dari daya beli," tukas Hendri.
Baca Juga: Hadapi All-New Honda PCX, Yamaha Permak Nmax di Akhir 2017
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?