Suara.com - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meresmikan Teaching Industri di gedung Motor Listrik Nasional Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jumat (15/12/2017).
"Semoga dengan adanya Teaching Industri di ITS, akan menghasilkan sepeda motor listrik yang mempunyai kualitas baik dan harga kompetitif," kata Nasir.
Nasir mengatakan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan kementerian terkait agar sepeda motor listrik bernama Garansindo Electric Scooter ITS (GESITS) bisa segera mendapat izin untuk layak jalan.
"Kami mendorong terus. Riset harus berjalan. Kami sudah berhubungan dengan Menteri Perhubungan terkait izin layak jalan dan juga ke Kementerian Perindustrian terkait izin sertifikasi berkenaan dengan material," ujar Nasir.
Dia melihat potensi besar dari sepeda motor listrik GESITS ITS. Nasir mengemukakan jika ada 122 perguruan tinggi di Indonesia dan 10 di antaranya menggunakan GESITS, maka akan baik bagi perkembangan GESITS. Belum lagi instansi Kantor Pos, dan pemerintah daerah.
"Jangan sampai nanti motor listrik mati. Penginnya ketika produksi, paling tidak harus bisa menggeser kebutuhan motor untuk Indonesia. Kalau ini bisa berjalan negara bisa menghemat energi yang luar biasa," kata dia.
Direktur Pusat Unggulan Iptek (PUI) Sistem dan Kontrol Otomotif Muhammad Nur Yuniarto mengatakan Teaching Industri ini sudah dimulai sejak tahun 2010. saat itu, luas bangunannya hanya 3 x 3 meter persegi.
"Di Teaching Industri ini, hanya butuh waktu 30 menit untuk pengerjaan setiap sepeda motor yang dibagi dalam delapan station. Setiap stationnya hanya butuh waktu lima menit," kata dia.
Nur menjelaskan, adanya tempat ini bukan hanya untuk fasilitas mahasiswa ITS, namun mahasiswa lain, bahkan anak SMK bisa bergabung.
Sementara itu, Rektor ITS Prof Joni Hermana mengharap adanya dukungan dari pemerintah pada riset dan pengembangan terkait sepeda motor listrik nasional buatan mereka.
"Kami sudah dapat mitra untuk produksi massal yakni Garansindo. Pada tahun 2018 mudah-mudahan diproduksi dan dipasarkan," katanya.
Dia juga berharap melalui Teaching Industri ini bisa menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang andal. (Antara)
Berita Terkait
-
Review Serial It's Not Like That: Drama Keluarga dengan Sentuhan Iman
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
It's Me oleh ILLIT: Ingin Jadi Pusat Perhatian dan Paling Disukai Penggemar
-
Apakah Motor Listrik Gesits Bangkrut? Begini Rangkuman Faktanya
-
6 Fakta Sepeda Motor Listrik untuk Pengadaan Program MBG, Jumlahnya 21 Ribu
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Mengenal Teknologi ADAS Chery Q Sebagai Solusi Berkendara Aman di Perkotaan
-
Mitsubishi Pajero Sport Dapat Cashback Rp 10 Juta saat Harga Solar Melambung
-
Honda Super Cub Edisi Hello Kitty, Bedah Perbedaan dari Versi Standar yang Bisa Jadi Inspirasi Modif
-
Wuling Daftarkan Air EV Versi Empat Pintu Ramaikan Segmen Mobil Listrik Murah
-
Suzuki Rilis 'Baby Jimny' dengan Tampilan Lebih Gahar dan Fitur Semakin Lengkap
-
Ternyata Banyak Pengguna New Veloz Hybrid yang Masih Takut Kesetrum
-
Terpopuler: Harga Tunggangan Prabowo di Paris, 5 Motor Jarak Jauh Paling Irit
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil
-
Setara 80 Sapi Limosin untuk Kurban, Intip Spesifikasi Tunggangan Mewah Prabowo di Paris