3. Isi Polis
Polis yang baik adalah yang menjelaskan secara teperinci hal-hal apa saja yang dicover, tidak dicover hingga menjadi perluasan. Tidak hanya dijelaskan dalam polis, tapi pelanggan juga harus mendapatkan informasi secara jelas dari perusahaan asuransi yang dipilih. Jangan sampai saat pelanggan mengajukan klaim perusahaan asuransi menolaknya karena alasan tidak tercover.
4. Proses Klaim
Teliti alur proses pengajuan klaim, jangan sampai asuransi yang dipilih prosesnya berbelit-belit dan tak memudahkan. Di era 'zaman now' malah sudah ada asuransi yang terintegrasi dengan ponsel pintar melalui aplikasi. Klaim bisa dilakukan via aplikasi dengan hanya mengisi laporan kronologis kejadian kerusakan, melakukan foto kerusakan mobil, isi data pribadi dan memilih waktu kendaraan pelanggan untuk masuk bengkel.
5. Jaringan Bengkel
Cek jaringan bengkel rekanan yang dimiliki oleh perusahaan asuransi. Semakin luas jaringannya, semakin mudah bagi Anda saat ingin melakukan perbaikan mobil. Akan lebih baik lagi jika bengkel-bengkel rekanan tersebut adalah bengkel yang pelayanan dan operasionalnya sudah terstandardisasi dengan baik.
6. Layanan 24 Jam
Ada baiknya memastikan asuransi yang Anda pilih menyediakan layanan konsumen 24 jam. Dengan demikian, kapan pun insiden lalu lintas dialami, pemilik polis bisa langsung dilayani dan ditindaklanjuti dengan sigap.
7. Jangan Sekadar Murah
Baca Juga: Adira Optimis Industri Asuransi Kendaraan Bermotor Tetap Naik
Rentang harga premi asuransi yang terdaftar dalam OJK sebenarnya sudah distandardisasi, jadi jangan langsung tergiur dengan harga premi murah. Teliti dulu, apakah harga premi murah nantinya berpengaruh saat pengajuan klaim. Jangan sampai murah di awal tapi pada akhirnya berpengaruh buruk untuk keuangan.
Berita Terkait
-
2018, Adira Finance Sasar Pembiayaan Otomotif hingga Rp35 Triliun
-
Cara Memilih Asuransi yang Tepat untuk Motor Kesayangan Anda
-
Suka Travelling? Baiknya Jaga-jaga dengan Asuransi Perjalanan
-
Adira Insurance Layani Pemudik Dengan Autocillin Mobile Claim
-
Adira Optimis Industri Asuransi Kendaraan Bermotor Tetap Naik
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026