Suara.com - Mitsubishi mengumumkan penjualan retail sebanyak 1,03 juta unit secara global pada tahun kalender 2017 berkat pertumbuhan pesat di pasar Cina dan Asia Tenggara (ASEAN). Indonesia sendiri berhasil masuk dalam lima pasar terbesar Mitsubishi sejagad berkat Xpander.
Mitsubishi Motors Corporation, melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, pada Selasa (30/1/2018), menjelaskan bahwa transaksi jual-beli retail mereka di seluruh dunia tumbuh 10 persen selama Januari-Desember 2017 menjadi 1,03 juta unit.
Pada 2016, Mitsubishi membukukan transaksi dengan volume 934.000 kendaraan.
Merek berlambang tiga berlian ini mampu memanfaatkan momentum v-shaped recovery utamanya karena hasil cemerlang di Cina dan ASEAN.
"Mitsubishi Motors memperoleh hasil yang baik pada 2017, dengan kinerja yang kuat yang dipimpin oleh bisnis kami di China dan kawasan ASEAN. Kami juga bersemangat melihat bisnis domestik kami di Jepang melakukan langkah pertama menuju pemulihan," kata Chief Operating Officer MMC, Trevor Mann.
Di Negeri Tirai Bambu, pabrikan asal Jepang ini mendistribusikan 129.000 unit mobil, tumbuh 56 persen dibandingkan 2016 karena permintaan kuat terhadap Outlander yang diproduksi lokal.
Cina menjadi pasar terbesar Mitsubishi. Merek ini sendiri telah mengumumkan rencana strategis tiga tahun bernama Drive for Growth di negara komunis tersebut.
Selanjutnya, pertumbuhan tipis di Amerika Serikat membuat negara adidaya tersebut menjadi kontributor kedua terbanyak bagi Mitsubishi. Pasar Mitsubishi di AS pada 2017 tumbuh 8 persen dibandingkan setahun sebelumnya menjadi 104.000 unit.
Untuk pertama kalinya sejak 2007, Mitsubishi akhirnya menembus pengiriman lebih dari 100.000 mobil ke tangan pembeli di AS.
Pasar Jepang juga memperlihatkan perbaikan, setelah pabrikan yang menjadi anggota aliansi Nissan itu berhasil meningkatkan penjualan sebesar 7 persen menjadi 92.000.
Kontributor-kontributor terbesar selanjutnya diisi oleh negara-negara di kawasan ASEAN. Secara akumulatif, region ini menyumbang penjualan 242.000, meningkat 17 persen.
Jika diurutkan, pada posisi keempat di bawah Jepang ada Australia, yang penjualannya naik 10 persen menjadi 81.000 unit tahun lalu. Menguntit dengan selisih tak jauh di posisi kelima ialah Indonesia, dengan volume 80.000 unit atau naik 19 persen berkat permintaan terhadap low multi purpose vehicle (LMPV) rakitan lokal Xpander yang luar biasa.
Berikutnya di peringkat enam dan tujuh secara berturut-turut ada Filipina (71.000 unit, tumbuh 20 persen), Thailand (70.000, 26 persen). Di Australia, Indonesia, Filipina, dan Thailand, Mitsubishi memiliki pangsa pasar 5 persen untuk masing-masing negara.
Negara-negara Eropa menyumbang volume yang lebih sedikit dibandingkan ASEAN untuk Mitsubishi. Penjualan di Jerman meningkat 16 persen menjadi 45.000 unit, sementara di Rusia korporasi ini meraup peningkatan 45 persen menjadi 24.000 unit.
Sebaliknya, di Uni Emirat Arab, performa Mitsubishi turun 18 persen menjadi 24.000 unit karena adanya konflik regional.
Berita Terkait
-
Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang
-
Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?
-
7 Mobil 'Raja Jalanan' Identik dengan Citra Arogan, Kini Kemerosotan Harganya Bikin Segan
-
Bodi Boxy Makin Seksi, Inikah Mobil Mitsubishi Terbaru Pesaing Fortuner yang Dinanti?
-
Mitsubishi Fuso Kenalkan Skema Sewa eCanter untuk Dukung Logistik Ramah Lingkungan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri