Suara.com - Daimler menyampaikan permintaan maaf kepada pemerintah Cina, setelah salah satu anak usahanya, Mercedes-Benz mengutip kalimat Dalai Lama dalam akun Instagram resminya.
Dalam surat resmi kepada Duta Besar Cina untuk Jerman, Shi Mingde, yang dikirim Rabu (8/2/2018), Daimler menyatakan permintaan maaf karena mengutip kalimat Dalai Lama, tokoh perjuangan Tibet yang dianggap sebagai pemberontak oleh Beijing.
Dalam surat yang diteken oleh Presiden Direktur Daimler, Dieter Zetsche dan pemimpin Daimler Cina, Hubertus Troika, disebutkan bahwa raksasa otomotif Jerman itu tak berniat menantang kedaulatan dan integritas wilayah Cina.
Daimler juga menegaskan bahwa pihaknya tak menawarkan dukungan, pendampingan, bantuan, atau pertolongan kepada pihak-pihak yang menentang kedaulatan Cina.
Adapun kutipan kalimat Dalai Lama diunggah Mercedes-Benz di akun Instagramnya pada Senin (5/2/2018).
"Look at situations from all angles, and you will become more open," bunyi kutipan yang disematkan di atas foto sebuah mobil Mercedes-Benz.
Sebelumnya pada Selasa (6/2/2018) Daimler juga menyatakan permohonan maaf kepada publik Cina atas permasalahan yang sama melalui akun Weibo resminya.
Permintaan maaf pertama ini diterima dengan baik oleh Kementerian Luar Negeri Cina, tetapi surat kabar pemerintah People's Daily menuding Daimler belum meminta maaf secara tulus serta tak memahami budaya serta nilai-nilai masyarakat Cina.
Dalai Lama sendiri adalah tokoh spiritual dan politik Tibet yang memperjuangkan kemerdekaan Tibet. Ia mengasingkan diri dari Cina pada 1959 dan kini menetap di India. (BBC/Xinhua)
Berita Terkait
-
Resep Kaya ala Orang Cina: Ketika Strategi yang Tepat Terlihat Seperti Hoki
-
4 Drama China yang Bakal Tayang di Bulan Mei, Mana yang Kalian Tunggu?
-
Modus Perusahaan Cangkang, Bareskrim Sikat Penyelundup 56 Ribu iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar!
-
Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa
-
Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup, Mobil Terlangka dan Termahal Rp2,3 T
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?