Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) terus menggenjot produksi mobil Xpander seiring dengan banyaknya permintaan. Total PT MMKSI telah menerima surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 55 ribu unit Xpander.
“Sekarang pemenuhannya hanya 27 ribu unit dari SPK 55 ribu unit. Makanya kita mau genjot produksinya dari 5.000 unit per bulan, jadi 7.000 unit per bulan,” ucap Budi Dermawan - Head of Sales & Marketing Region 1 Dept. PT MMKSI, di sela-sela acara test drive media di Yogyakarta, selasa lalu.
Menurut Osamu Iwaba selaku Director of Sales & Marketing Division PT. MMKSI, meningkatnya permintaan ini karena adanya konsumen baru yang belum pernah menggunakan Mitsubishi.
"Xpander 60 persen konsumen yang inden tidak dari kalangan Mitsubishi, no experience dengan Mitsubishi, dan memang pengguna kompetitor lain. Jadi semacam ada cross segment, di mana ada segmen di atas dan di bawahnya yang ikut membeli Xpander. Jadi karena cross segment inilah maka penjualannya menjadi lebih baik daripada produk-produk lain," ujarnya.
Osamu mencontohkan pengguna Innova yang menginginkan mobil downgrade, namun punya fitur dan performa yang lebih baik. Apalagi Mitsubishi Xpander juga memiliki kabin luas yang menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen baru.
“Sedikit dari kelasnya Innova, tapi ternyata beli Xpander sudah dengan fitur dan performance yang ditawarkan sudah cukup lengkap, jadi, kenapa tidak (membeli Xpander)?” Apalagi karakter masyarakat Indonesia ketika memilih mobil adalah melihat desain dan ukuran mobil. Mereka memilih ruang kabin yang lapang," tutur Osamu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja
-
Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai
-
Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam
-
Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?
-
Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer
-
3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa
-
2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja
-
Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C
-
KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik
-
Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'