Suara.com - Polisi Jalan Raya Tol Jakarta-Cikampek mulai menerapkan sanksi tilang kepada pelanggar rekayasa lalu lintas ganjil-genap di Tol Bekasi, Jawa Barat, mulai Selasa (27/3/2018).
"Operasi keselamatan baru selesai dilaksanakan pada hari ini. Makanya kami masih menunggu operasi keselamatan selesai sebelum memberlakukan penilangan," kata Kepala Unit 1 Polisi Jalan Raya, (PJR) Tol Jakarta Cikampek, Ipda Muhamad Syahbani di Bekasi, Senin (26/3/2017).
Menurut dia, rekayasa ganjil-genap di Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur saat ini sudah berlangsung dua pekan. Menurut dia, selama itu pula pihaknya melakukan operasi keselamatan Jaya sejak awal Maret 2018 melalui tindakan persuasif.
Dikatakan Syahbani, jumlah kendaraan yang melintas ke arah Jakarta sebanyak 25.300 sejak Jumat (23/3/2018).
"Untuk kesalahan atau kalalaian kendaraan yang terjadi selama 10 hari penerapan ganjil genap itu mencapai 1.205 kendaraan, mayoritasnya terjadi di Bekasi Barat II," katanya.
Secara terpisah, General Manager Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R Lukman menambahkan implementasi ganjil-genap telah berimbas positif pada peningkatan kecepatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek dari semula 20 km/jam menjadi 40-60 km/jam.
"Salah satu faktor yang menyebabkan kelanggengan ruas tol karena tiga paket kebijakan Kementerian Perhubungan terkait pemberlakuan ganjil genap, pembatasan truk dan pengoperasian bus Trans Jabodetabek," katanya.
Raddy mengatakan, ada rencana pengembangan tiga pintu gerbang lainnya untuk diterapkan ganjil genap sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No 18 tahun 2018 terkait kebijakan tiga paket di ruas Tol Jakarta Cikampek.
"Di antaranya, Gerbang Tol Tambun, Gerbang Tol Cikunir I dan Gerbang Tol Cikunir III," katanya.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?