Suara.com - Modifikasi menjadi salah satu cara membuat tampilan besutan menjadi semakin menarik lagi selaras keinginan. Banyak sudah ide liar ditelurkan dari aktivitas ini. Hasilnya pun beragam. Tampak manis, garang, gagah, sampai mengundang tanda tanya. Tanpa mengabaikan unsur apresiasi tentunya.
Gaya camber adalah modifikasi atas kendaraan roda empat (R4) dengan tampilan menghasilkan sudut yang dibuat roda terhadap jalan, dan tampak secara visual dari depan dan samping.
Bila roda miring ke arah luar terhadap garis vertikal, maka disebut positive camber. Dan sebaliknya.
Salah satu komunitas R4 yang menerapkan gaya camber atas tunggangan modifikasi adalah JDM dari Amerika Serikat. Mereka tercatat gemar memodifikasi kendaraannya dengan sangat ekstrem.
Mengutip Autoevolution, sebuah Toyota FR-S dimodifikasi total pada bagian kaki-kakinya demi mendapatkan gaya positive camber. Dengan tampilan seperti demikian, jarak antara mobil dengan permukaan aspal hanya tersisa beberapa centimeter saja!
Bila meminjam istilah para pelaku modifikasi zaman old, jarak ini disebut, "sangat ceper sampai kaleng minuman bersoda atau kotak rokok pun tak bisa lewat di kolongnya."
Dari unggahan video yang ditampilkan ViralHog, tampak bahwa Toyota FR-S warna hitam itu sukses tersangkut di polisi tidur akibat terlalu ceper. Alhasil beberapa anggota komunitas mesti mendorong dari belakang agar mampu melewati polisi tidur, sedangkan satu orang berdiri di depan bermodalkan sebuah penyangga agar mempermudah lewat.
Meski terlihat memiliki tampilan sangat menarik, namun modifikasi ekstrem seperti ini bakal sangat merepotkan. Terlebih bila berbicara soal keamanan berkendara, modifikasi seperti ini tentu jauh dari kata aman.
Beberapa pecinta modifikasi yang gila akan gaya camber biasanya menggunakan suspensi udara agar posisi mobil bisa kembali pada keadaan standar. Namun pada video ini terlihat pemilik memilih modifikasi suspensi yang lebih murah dengan cara langsung menguncinya ke bagian roda.
Baca Juga: Viral Polisi Berulah di Pintu Tol, Dirlantas Polda Minta Maaf
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik
-
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran