Suara.com - Nilai apakah yang ingin dicapai dalam membeli sebuah muscle car? Unsur kecepatan, bodi yang eksotis, paduan keduanya, atau unsur nostalgia? Bila yang disebut terakhir menjadi prioritas, maka Maserati GranTurismo MC bisa menjadi salah satu opsi menarik.
Seperti dilansir dari Autocar, memiliki sebuah Maserati GranTurismo 2018 berarti larut ke dalam sebuah romansa masa lalu. Apalagi bila pilihan cat bodi adalah Rosso Trionfale alias merah darah, maka kenikmatan berkendara bakal terasa makin sempurna.
Namun, untuk mendapatkan produk ini sendiri bakal menjadi lika-liku tersendiri. Karena pabrikan Maserati di Modena, Italia, menyatakan tidak lagi menerima pesanan. Sehingga peminat perlu berburu ke beberapa negara Eropa, termasuk ke Britania Raya.
Inilah yang menjadi alasan, mengapa berkendara dengan produk Maserati GranTurismo MC memiliki unsur nostalgia.
Sebelas tahun lalu, pendahulu muscle car ini hadir dalam bentuk coupe formasi empat jok, bermesin V8 produksi Ferrari, dengan kapasitas 4.200 cc dan tenaga hampir mencapai 400 daya kuda.
Lantas hadir GranTurismo S bermesin kapasitas 4.700 cc dan tenaga 433 daya kuda, ditambah "kotak ajaib" transmisi manual enam percepatan, dan bagian kabin sudah dilengkapi dengan roll-bar. Seri ini mengalami facelift pada 2012 dengan produk dinamai MC Stradale dan bodi mirip Porsche GT3.
Spesifikasi Maserati GranTurismo MC adalah mesin V8 4.700 cc bertenaga 454 daya kuda pada 7.000 rpm dan girboks enam percepatan otomatis, kecepatan maksimal 300 km per jam, akselerasi 0 - 100 km per jam dalam 4,8 detik, dan hadir di kelas yang sama dengan Aston Martin DB11, Porsche Panamera, dan Bentley Continental GT. Label harganya adalah GBP 107.865 atau sekitar Rp 2 miliar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet
-
Rapor Merah Keselamatan Chery Tiggo 7 Pro Usai Hasil Buruk Uji Tabrak Global NCAP
-
Hankook Tire Indonesia Bidik Dominasi Pasar Ban Kendaraan Listrik dan SUV di Tahun 2026
-
5 Sepeda Listrik untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Stabil Dipakai Harian
-
Impor Kendaraan India Koperasi Merah Putih Mengancam Nasib Ribuan Buruh Industri Otomotif
-
Terpopuler: Biaya Ganti Baterai Mobil Hybrid, Update Harga Yamaha Aerox Februari 2026
-
Berapa Biaya Ganti Baterai Mobil Hybrid setelah 5 Tahun?