Suara.com - California Air Resources Board (CARB) terus mendorong pelaksanaan program nol emisi di pelabuhan Los Angeles, Amerika Serikat, dengan pengembangan program dilakukan bersama Toyota, Kenworth, dan Shell.
Tujuan utama dari program adalah menciptakan jaringan fuel cell atau baterai berbahan bakar hidrogen (BBH) yang akan berkontribusi pada transportasi kargo rendah emisi di Pelabuhan Los Angeles.
"Kami bangga bekerjasama untuk mendukung pengembangan jaringan bahan bakar hidrogen bagi kendaraan alat berat di California," kata Bob Carter, Wakil Presiden Toyota North America, seperti dikutip dari Autoevolution, Selasa (18/9/2018).
Sebagai bagian dari pendanaan CARB, Toyota akan mengembangkan 10 truk berbahan bakar hidrogen berdasarkan platform T680. Begitu mereka siap, truk akan digunakan untuk mengangkut kargo dari pelabuhan ke Riverside County, Port of Hueneme, dan berakhir di Merced.
"Truk-truk ini menambah portfolio kendaraan kami untuk memimpin industri otomotif dalam memperluas elektrifikasi melalui penggunaan teknologi nol-emisi yang canggih, dan serbaguna," tambah Carter.
Sayangnya belum ada informasi lebih jauh seputar truk berbahan bakar fuel cell yang bakal dikembangkan oleh Toyota. Namun perusahaan mengklaim truk bakal mampu melaju sejauh 300 mil atau 482 km. Sedangkan Shell sendiri akan membangun dua stasiun pengisian bahan bakar hidrogen di Wilmington dan Ontario, California.
Untuk diketahui, fuel cell BBH merupakan sumber energi masa depan yang bersifat ecoenergy, dengan proses pembakaran yang hanya menghasilkan air dan energi (listrik dan panas).
BBH berbeda dengan kerja aki, jika aki menghabiskan zat dari dalam untuk bekerja, sel BBH memanfaatkan zat dari luar, seperti hidrogen dan oksigen, dan terus bekerja tanpa henti selama sumber bahan bakar tersedia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Berapa Harga Pertalite Jika Tidak Disubsidi? Ini Sejarah Kenaikan BBM
-
Bukan Empty, Ini Arti Huruf E di Indikator Bensin Motor
-
5 Motor yang Cocok Pakai Pertamax, Performa Lebih Optimal dan Mesin Awet
-
BYD Atto 1 Mengaspal, Harga Rp200 Jutaan Jarak Tempuh Tembus 380 Km Hadir Varian Premium
-
Rekam Jejak Kebakaran Mobil Chery Kembali Menghantui Konsumen
-
Mobil Toyota Yaris Bekas Harga di Bawah Rp100 Juta Dapat Tahun Berapa?
-
Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah
-
Konversi Mobil Bensin ke Listrik atau Beli Mobil Listrik Baru, Mana Lebih Worth It?
-
Chery Tiggo Cross CSH Terbakar Hebat di Tol, Sistem Keamanan Jadi Pertanyaan
-
Apa Saja Mobil Chevrolet Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Menarik?